sumut24.co -TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (
Rakorpem) awal
Tahun Anggaran
2026 di Aula Thamrin Munthe, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Senin (12/1/
2026).
Baca Juga:
Rakorpem ini membahas evaluasi realisasi pendapatan daerah tahun 2025 sekaligus strategi pencapaian target pendapatan tahun
2026, dengan fokus utama pada sektor Pajak dan Retribusi Daerah.Dalam arahannya, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menegaskan pentingnya inovasi dan terobosan dari seluruh OPD, khususnya OPD pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD), guna meningkatkan realisasi pendapatan di tahun
2026.
"Seluruh OPD pengampu PAD harus melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat pengawasan, serta menghadirkan inovasi untuk menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah," tegas Mahyaruddin.Ia juga meminta agar setiap OPD dapat bekerja secara cermat, bertanggung jawab, tertib administrasi, dan akuntabel, sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, capaian kinerja dan realisasi PAD di akhir tahun menjadi indikator kedisiplinan dan keseriusan aparatur pemerintah dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah."Bahkan
Rakorpem ini juga menjadi momentum penguatan komitmen aparatur pemerintah dalam mewujudkan Visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera) melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik," terang Mahyaruddin Salim.
Sebelumnya, masing-masing OPD memaparkan capaian pendapatan tahun 2025 serta rencana target realisasi pendapatan tahun
2026 sesuai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan.Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPD) hingga 31 Desember 2025, realisasi pajak daerah mencapai Rp35,09 miliar atau 109,87 persen dari target Rp31,77 miliar. Sementara realisasi retribusi daerah tercatat sebesar Rp4,40 miliar.
Adapun hasil pengelolaan kekayaan daerah mencapai Rp7,77 miliar dan lain-lain PAD yang sah terealisasi sebesar Rp54,90 miliar. Secara keseluruhan, PAD Kota Tanjungbalai tahun 2025 mencapai Rp102,17 miliar atau naik sekitar 30 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp78,49 miliar.Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp541,01 miliar, mengalami penurunan sekitar 4,2 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 sebesar Rp564,73 miliar.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, para Asisten, serta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai. (eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News