sumut24.co -
Tanjungbalai Wakil Wali Kota
Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, membuka secara resmi kegiatan konsultasi publik penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kawasan perkotaan Kota
Tanjungbalai Tahun 2026–2046. Acara digelar di Aula PUTR pada Kamis (11/12/25).
Baca Juga:
Dalam sambutannya, Fadly menegaskan bahwa RDTR harus disusun dengan tujuan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kota
Tanjungbalai. Ia menekankan pentingnya penerapan konsep Smart Living sebagai arah utama pengembangan tata ruang kota."Konsep Smart Living harus benar-benar diterapkan. Seluruh kawasan perkotaan harus terintegrasi, tertata rapi, dan memiliki pemerataan pembangunan," ujar Fadly.
Wakil Wali Kota juga mengingatkan tim penyusun RDTR agar memberikan perhatian serius pada kawasan strategis kota beserta wilayah penyangganya. Ia menekankan bahwa kesalahan dalam perencanaan ruang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan dan memicu bencana alam.Fadly menambahkan, Pemerintah Kota
Tanjungbalai memahami bahwa dinamika pembangunan dan kebutuhan ruang terus berkembang. Oleh karena itu, kolaborasi dengan seluruh stakeholder dinilai penting untuk memperkuat aspek pengendalian pemanfaatan ruang.
"Sinergitas dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat strategis untuk membantu Pemko
Tanjungbalai memperkuat pengendalian pemanfaatan ruang di kota ini," jelasnya.Melalui konsultasi publik ini, Pemko
Tanjungbalai berharap RDTR yang disusun dapat menjadi dokumen perencanaan yang komprehensif, ramah lingkungan, serta menjadi pedoman kuat bagi pembangunan perkotaan yang tertib dan berkelanjutan. (eko)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News