Selasa, 28 April 2026

Bupati Deliserdang Mangkir di HUT ke-61 Golkar Sumut, Ada Apa?, Ini Kata Ijeck

Administrator - Minggu, 19 Oktober 2025 11:52 WIB
Bupati Deliserdang Mangkir di HUT ke-61 Golkar Sumut, Ada Apa?, Ini Kata Ijeck
Ketua DPD Golkar Sumut Dr. H. Musa Rajekshah (Ijeck), saat beri keterangan pers.ist
DELISERDANG | SUMUT24.co
Ketidakhadiran Bupati Deliserdang H. Asri Ludin Tambunan dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Partai Golkar Sumatera Utara, Sabtu (18/10), memunculkan berbagai tanda tanya. Acara yang digelar di Pasar Kamu, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, berlangsung meriah, namun tanpa kehadiran sang bupati yang merupakan kader Golkar.

Baca Juga:

Bupati Asri Ludin hanya mengutus Asisten I Setdakab Deliserdang, Drs. Zainal Abidin Hutagalung, untuk mewakili dirinya di acara yang turut dihadiri Ketua DPD Golkar Sumut Dr. H. Musa Rajekshah (Ijeck), Ketua DPD Golkar Deliserdang Hamdani Syahputra, Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri, serta sejumlah tokoh lainnya.

Absennya Asri Ludin memicu spekulasi, apalagi belakangan hubungan antara Bupati dan partai berlambang pohon beringin itu disebut-sebut mulai merenggang.

Saat dikonfirmasi soal absennya Bupati, Ijeck memberikan jawaban singkat dan diplomatis.

"Ya nggak papa. Mungkin beliau sibuk. Tapi kan masih banyak kegiatan kita yang lain," kata Ijeck kepada wartawan.

Namun, ketidakhadiran Bupati kali ini bukan yang pertama menuai sorotan. Sebelumnya, Pemkab Deliserdang diketahui menertibkan baliho ucapan HUT RI yang menampilkan Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia dan Ijeck. Ironisnya, aksi penertiban itu diunggah langsung oleh salah satu akun resmi OPD Pemkab sebelum akhirnya dihapus.

Situasi makin menarik ketika akun Instagram milik Asri Ludin diketahui memberikan 'like' pada unggahan yang mengkritik keras Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri dan Ketua DPD Golkar Deliserdang Hamdani Syahputra. Keduanya kini terseret isu perjalanan dinas fiktif senilai Rp1,1 miliar yang dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Sumut.

Ijeck sendiri tak menampik bahwa baliho yang ditertibkan itu milik Partai Golkar.

"Kalau sudah jadi kepala daerah, kadang lupa ke partai, sibuk urus rakyat. Tapi beliau itu kader Golkar, jadi komunikasi itu penting. Kalau ada hal-hal seperti baliho, ya sebaiknya dibicarakan dulu," tegas Ijeck.


Meski tak secara terang-terangan menyebut ada masalah, pernyataan Ijeck mengisyaratkan pentingnya loyalitas dan keterbukaan dari para kader yang sudah diusung, terutama bagi sosok sekelas Bupati.

Kini, publik pun bertanya-tanya: apakah hubungan Bupati Deliserdang dan Partai Golkar akan tetap solid? Atau justru bakal retak menjelang tahun politik?

(tim/s24)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu: Restorative Justice Lebih Cepat, Humanis, dan Minim Konflik
Bupati Gus Irawan Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tegaskan Arah Baru Pembangunan Tapsel
Suasana Haru dan Khidmad, Bupati Asahan Lepas 241 Jamaah Kloter 7 Menuju Tanah Suci
Wakil Bupati Asaha Pimpin Peringatan Hari Otonomi Daerah, Tegaskan Komitmen Wujudkan Kemandirian Dan Kesejahteraan Rakyat
Wakil Bupati Rianto Hadiri Paripurna, Terima Rekomendasi LKPJ 2025 dari DPRD Asahan
Bupati Deli Serdang Tinjau Science Techno Park Al-Amin UNPAB, Dorong Kolaborasi Pengembangan Kawasan Hijau
komentar
beritaTerbaru