sumut24.co -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Asahan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika melaksanakan kegiatan Penguatan Kapasitas
PPID Pembantu dan Komunikasi Publik pada Media Sosial Pemerintah Kabupaten
Asahan, bertempat di Aula Melati Kantor Bupati
Asahan, Kamis (16/20/2025).
Baca Juga:
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati
Asahan, Rianto, SH, MAP, serta dihadiri oleh Kepala OPD, Kepala Bagian, para Camat se-Kabupaten
Asahan, Sekretaris Dinas selaku
PPID Pembantu OPD, Kepala Puskesmas, Sekretaris Kecamatan selaku
PPID Pembantu di Kecamatan, dan operator
PPID dari seluruh perangkat daerah se-Kabupaten
Asahan.Hadir sebagai narasumber, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, M. Syafii Sitorus, S.H., M.H., yang menyampaikan materi "Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia
PPID di Lingkungan Pemerintah Kabupaten
Asahan", serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten
Asahan, Jutawan Sinaga, S.STP., M.A.P., dengan materi "Penguatan Kapasitas
PPID Pembantu dan Pengelolaan Media Sosial di Lingkungan Pemerintah Kabupaten
Asahan."
Dalam arahannya, Wakil Bupati
Asahan, Rianto, menegaskan bahwa
PPID harus berfungsi nyata sebagai ujung tombak keterbukaan informasi publik dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Ia mengingatkan agar akun media sosial OPD tidak hanya menampilkan kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana pelayanan publik yang cepat, terbuka, dan solutif."Media sosial hari ini bukan lagi pelengkap, tetapi ruang utama di mana masyarakat mencari informasi, menilai kinerja, dan berinteraksi dengan pemerintah. Karena itu,
PPID harus mampu hadir aktif dan responsif di ruang digital," tegasnya.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas aparatur dalam mengelola informasi publik serta memperluas jangkauan komunikasi digital pemerintah daerah.Para narasumber memberikan penekanan pentingnya koordinasi antara
PPID Utama dan
PPID Pembantu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta strategi membangun interaksi publik yang humanis, cepat, dan berbasis data.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap OPD, kecamatan, dan puskesmas mampu menampilkan wajah pemerintah yang profesional, informatif, dan mudah diakses masyarakat.Wabup Rianto menutup kegiatan dengan ajakan untuk memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam membangun komunikasi publik yang terbuka dan berkelanjutan.
"Mari kita jadikan media sosial bukan sekadar alat publikasi, tapi wadah pelayanan publik yang interaktif, informatif, dan responsif, serta mendapat kepercayaan di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.Belaiu berharap seluruh
PPID dan admin media sosial OPD terus berinovasi, menjaga keakuratan data, serta mengedepankan komunikasi publik yang transparan dan sejalan dengan semangat
Asahan Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan. (dre)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News