Selasa, 31 Maret 2026

MBG Akibatkan Korban Gangguan Pencernaan, Dapur SPPG Ditutup Sementara

Administrator - Kamis, 16 Oktober 2025 22:16 WIB
MBG Akibatkan Korban Gangguan Pencernaan, Dapur SPPG Ditutup Sementara
Istimewa
Wabup Toba Audi Murphy O Sitorus bersama Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon dan Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga SIK menjenguk para korban yang dirawat di RSU HKBP Balige, Kamis (16/10/2025).
sumut24.co -BALIGE, Puluhan siswa dari SMP N 1 Laguboti yang mengalami gangguan pencernaan setelah mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu tanggal 15 Oktober 2025 akhirnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga:
Keprihatinan atas kondisi ini, Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus bersama Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon dan Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga SIK menjenguk para korban yang dirawat di RSU HKBP Balige, Kamis (16/10/2025).

"Atas kejadian kemarin memang kita sangat prihatin dengan keadaan tersebut yang membuat anak-anak kita terutama dari SMP N 1 Laguboti, itu banyak yang terganggu kesehatannya sehingga sampai di opname, ada yang di Puskesmas, ada yang di RS HKBP Balige dan ada juga yang di RSUD Porsea" sebut Wabup Audi Murphy.

Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memproduksi makanan kepada para siswa tersebut, untuk sementara ditutup.

"Tadi malam jam 20.00 sudah kita panggil dari petugas SPPG dan juga dari MBG dan perwakilan BGN yang ada di kabupaten Toba dan juga dari Dinas kesehatan untuk antisipasi keadaan seperti ini. Untuk sementara dapur yang memberikan pelayanan terhadap anak-anak ini kita tutup sementara menunggu adanya pemberitahuan lebih lanjut", terangnya.

Untuk memastikan penyebab dugaan keracunan tersebut, sampel makanan telah dibawa ke laboratorium BPOM di Medan.

"Sampel makanan yang didistribusikan kepada anak-anak sekolah sudah dibawa ke Medan untuk diperiksa di laboratorium darimana sumber yang membuat terganggunya kesehatan yang mengkonsumsi yang walaupun dari hampir 3 ribuan yang dilayani dari situ ada 85 orang yang terganggu kesehatannya dan termasuk petugas dapurnya juga ada yang sampai opname", sambung Wabup Audi Murphy

Usai mengunjungi sejumlah siswa yang menjadi pasien di RSU HKBP Balige, Wabup Audi Murphy dan Kapolres VJ Parapaga melanjutkan pemantauan ke RSUD Porsea.

"Keadaan hari ini yang ada di RS HKBP itu 15 orang yang di opname terdiri dari 14 orang siswa, 1 orang petugas dapur. Dan barusan tambah lagi 1 orang siswa yang dirujuk dari puskesmas Laguboti.

Kita lihat, kecuali yang baru datang ini pada umumnya mereka sudah mengatakan kesehatannya sudah stabil dan anak-anak itu sudah banyak yang meminta kalau bisa hari ini pulang agar besok bisa sekolah", pungkasnya kepada awak media di RSUD Porsea. (Des)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Korban Malpraktek,  Putri Wartawan Jadi Korban , Tangannya Terpaksa Diamputasi
Gubernur Bobby Nasution Salurkan 10 Ekor Sapi untuk Korban Bencana di Tapsel dan Tapteng Jelang Lebaran
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wanita Dalam Kontainer Tersangka Ajak Korban Seks Menyimpang
Dapur MBG Resmi Beroperasi, SPPG Pematang Cermai Gelar Syukuran dan Buka Puasa Bersama
Misteri Korban Hilang Banjir Garoga Mulai Terjawab, Kerangka Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai Batangtoru
Polda Sumut Resmikan Dua SPPG lagi di Asahan, Penerima Manfaat MBG Tembus 346 Ribu Orang
komentar
beritaTerbaru