Selasa, 14 April 2026

Kasus OTT Aktivis Picu Gelombang Aksi di Padangsidimpuan,Hadi Lubis Minta Keadilan kepada AKBP Wira Prayatna

Administrator - Sabtu, 11 Oktober 2025 19:57 WIB
Kasus OTT Aktivis Picu Gelombang Aksi di Padangsidimpuan,Hadi Lubis Minta Keadilan kepada AKBP Wira Prayatna
Istimewa
sumut24.co -Padangsidimpuan, Suasana di depan Kantor Wali Kota Padangsidimpuan pada Jumat (10/10/2025) memanas ketika ratusan massa dari Aliansi Lintas Organisasi memadati jalan utama kota. Dengan spanduk dan pengeras suara, mereka menuntut transparansi hukum dalam kasus penangkapan empat aktivis muda yang sebelumnya diamankan oleh Polres Padangsidimpuan.

Baca Juga:
Aksi ini menjadi simbol solidaritas lintas komunitas di Padangsidimpuan dan Mandailing Natal, menandakan keresahan publik terhadap dugaan ketidakadilan proses hukum.

Salah satu orator aksi, Alfin Praja Tanjung, lantang menyuarakan kekecewaannya di tengah kerumunan massa.

"Kami sudah kehilangan kepercayaan pada Walikota, Wakil Walikota, dan Kapolres Padangsidimpuan. Jika benar ada OTT, mengapa hanya satu pihak yang diperiksa?" tegasnya.

Menurut Alfin, penegakan hukum seharusnya tidak tebang pilih dan dilakukan secara terbuka agar masyarakat tidak berasumsi ada kepentingan politik di balik proses tersebut.

Sorakan massa terus menggema, menuntut agar pejabat publik menunjukkan integritas dan tanggung jawab moral di tengah situasi yang memanas.

Menanggapi situasi di lapangan, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna bersama Sekda Kota Padangsidimpuan Rahmat Marzuki Nasution dan Kasatpol PP turun langsung menemui pengunjuk rasa untuk berdialog terbuka.

Namun, absennya Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan menjadi sorotan utama dan memperkuat kekecewaan massa.

Dalam dialog tersebut, M. Hadi Susandra Lubis, perwakilan dari aliansi, melontarkan pertanyaan tajam:

"Apakah menurut Bapak Kapolres kasus ini termasuk suap atau pemerasan? Dan apakah pantas seorang pejabat publik bersenang-senang di tempat hiburan malam, sementara rakyatnya hidup dalam kesulitan?" ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa empat aktivis yang ditangkap bukanlah kriminal, melainkan anak muda yang bersuara untuk keadilan sosial.

Hadi Lubis juga berharap Bapak Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna berlaku adil dan bijaksana dalam melihat seluruh sudut kasus ini

"Kami berharap Bapak Kapolres Padangsidimpuan bisa berlaku arif dan bijaksana, 4 aktivis itu punya istri dan anak yang harus ditanggung jawabkan mereka sebagai kepala keluarga juga mereka bukan orang berada", ujar Hadi Lubis

Menanggapi hal itu, Kapolres AKBP Wira Prayatna dengan tenang menjelaskan bahwa empat orang yang diamankan diduga terlibat tindak pidana pemerasan dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.

"Kami menghimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum yang berlaku. Polres bekerja berdasarkan bukti dan prosedur, bukan tekanan pihak mana pun," ujarnya dengan nada tegas namun diplomatis.

AKBP Wira Prayatna juga menegaskan bahwa pintu dialog tetap terbuka bagi masyarakat yang ingin memberikan klarifikasi atau menyampaikan aspirasi secara resmi.

"Silakan ajukan surat atau permohonan secara tertulis. Kami akan tindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku," tambahnya.

Dari pantauan, meski suasana sempat tegang, aksi tersebut berakhir damai dan harapan dalam aksi ini dimana penegakkan hukum di padangsidimpuan benar-benar bersih, transparan, dan bebas dari intervensi apapun.(zal)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kejari Labuhanbatu Paparkan Perkembangan Dugaan Kasus Korupsi Dana Hibah Pramuka
Prapid Kasus Penipuan Miliaran 34 Personel oleh Ex Polisi Disorot, Polres Padangsidimpuan Bantah Tuduhan Tak Prosedural
PROLETAR MINTA POLRESTABES MEDAN PROSES PENGADUANNYA
Kemenko PM : Kasus Amsal Sitepu Adalah Alarm Keras bagi Masa Depan Ekosistem Ekonomi Kreatif Indonesia
Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Pria 56 Tahun Diamankan
Polres Sergai Ungkap Kasus Penculikan Anak dan Pembunuhan di Pulau Gambar, Dua Tersangka Ditangkap
komentar
beritaTerbaru