sumut24.co -
Padangsidimpuan, Kota
Padangsidimpuan kembali menjadi saksi momen bersejarah dengan digelarnya Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2025 pada Rabu, 1 Oktober 2025.
Baca Juga:
Bertempat di Stadion H.M. Nurdin, Jalan Melati, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan
Padangsidimpuan Selatan, kegiatan berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB dengan dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi pemerintahan, ormas, mahasiswa, hingga pelajar.Upacara tahun ini dipimpin langsung oleh
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara. Jalannya kegiatan mengikuti tata upacara nasional, mulai dari laporan perwira, penghormatan pasukan, pembacaan teks Pancasila, hingga doa penutup.
Sejumlah pejabat hadir dalam upacara ini, di antaranya Wali Kota
Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., Wakil Wali Kota H. Harry Pahlevi Harahap, S.T., M.B.A., Kepala Kejaksaan Negeri Dr. Lambok M.J. Sidabutar, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Silvianingsih, S.H., M.H., serta unsur DPRD, TNI, Polri, dan OPD Kota
Padangsidimpuan.Barisan pasukan yang terlibat pun cukup lengkap, mulai dari TNI, Brimob, Polres, Satpol PP, BPBD, Damkar, ASN, mahasiswa, pelajar, hingga Pramuka. Kehadiran mereka melambangkan persatuan berbagai elemen masyarakat dalam menguatkan nilai Pancasila.
Dalam amanatnya,
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan bahwa Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya seremonial belaka, melainkan momentum untuk memperkokoh nilai persatuan dan semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman."Pancasila adalah dasar negara dan pemersatu bangsa. Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, kita diajak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, serta menolak segala bentuk ideologi yang mengancam keutuhan NKRI," ujar AKBP Wira Prayatna.
Ia juga menambahkan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa dan pelajar yang turut hadir, perlu menjadi garda terdepan dalam mengamalkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.Rangkaian upacara berlangsung khidmat dan penuh makna. Tepat pukul 08.45 WIB, seluruh prosesi ditutup dengan penghormatan pasukan serta laporan akhir dari Komandan Upacara.
Kegiatan ini menjadi refleksi bersama bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman bangsa dalam menjaga kedaulatan, persatuan, dan keberagaman Indonesia.(zal)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News