Selasa, 30 Juni 2026

Pemko T. Tinggi Raih GPM Terbaik di Sumut

Administrator - Senin, 01 September 2025 14:06 WIB
Pemko T. Tinggi Raih GPM Terbaik di Sumut
istimewa
sumut24.co -Tebingtinggi,

Baca Juga:
Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi meraih penghargaan apresiasi sebagai daerah dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) terbaik di Provinsi Sumatera Utara. Selain kota Tebingtinggi, penghargaan pelaksanaan GPM terbaik juga diberikan kepada Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Langkat.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya dan diterima oleh Wakil Wali Kota Tebing Tinggi,Chairil Mukmin Tambunan, dalam acara High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (29/8/2025).

Demikian keterangan pers dari Dinas Kominfo Tebingtinggi,Senin (1/9).Dalam keterangan relis pers itu, Wakil Wali Kota Chairil Mukmin Tambunan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak terkait yang telah berkontribusi.

"Saya ucapkan terima kasih kepada semua lapisan stakeholder sehingga kota Tebingtinggi mendapat penghargaan dari Provinsi Sumatera Utara atas apresiasi pelaksanaan gerakan pangan dan pasar murah terbaik.Saya berharap, penghargaan ini dapat di pertahankan untuk tahun yang akan datang," kata Chairil Mukmin Tambunan.

Sementara itu, Wagubsu menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi. Ia meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk fokus pada tiga poin utama. Pertama, fokus pada komoditas penyumbang inflasi, dengan memperkuat ketersediaan dan stabilitas harga, terutama beras, cabai merah, dan bawang merah melalui percepatan penyaluran SPHP, intensifikasi gerakan pangan murah, serta perluas toko pantau inflasi.


Kedua, penguatan kolaborasi dan ekosistem hulu-hilir antara pemerintah daerah, Bank Indonesia (BI), Bulog, dan BUMD pangan, serta instansi vertikal terkait sepakat memperkuat Kerjasama Antar Daerah (KAD), hilirisasi hasil panen, dan optimalisasi peran BUMD pangan sebagai offtaker terutama guna menekan gejolak harga.

Ketiga, penguatan dan integrasi data pangan menggunakan teknologi informasi sebagai sistem peringatan dini. Disepakati pilot project penerapan sistem monitoring harga dan stok pangan di Provinsi Sumut, Kota Medan, Tebing Tinggi, Kabupaten Deliserdang, Karo dan Langkat, sebagai sistem dini harga dan stok pangan.

Selain itu, Wagubsu Surya juga meminta literasi dan realisasi elektronifikasi ditingkatkan. Seluruh anggota TP2DD berkomitmen untuk memperluas pelaksanaan sosialisasi dan capacity building untuk meningkatkan pemahaman OPD, wajib pajak, dan pelaku usaha terhadap manfaat digitalisasi, serta mendorong peningkatan realisasi transaksi non tunai daerah.

Turut hadir diacara itu sejumlah pejabat daerah dan wakil bupati/wakil wali kota di Sumatera Utara, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Rudy Hutabarat.Turut serta mendampingi Wali Kota Tebingtinggi.

Asisten Ekbang Reza Aghista, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ir. Iboy Hutapea, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Marimbun Marpaung, Kepala BPKPD Sri Imbang Jaya Putra, dan Plt. Kabag Ekosda Safaruddin.(Sas)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Wali Kota Medan Dorong Kerja Sama Antardaerah Atasi Keterbatasan Lahan
Rico Waas Nobar Piala Dunia Bersama Warga di CFD Kesawan, Ajak Generasi Muda Gemar Berolahraga
Semangat Anak Muda Jadi Kunci Bangun Kota Tangguh, Bima Arya dan Rico Waas Berbagi Strategi di YCC APEKSI 2026
Tampil Meriah dan Megah, Wali Kota Medan Buka Gemes 2026 Lewat Petikan Gambus Melayu
Kayuh 21 Km Bersama Forkopimda, Zakiyuddin Harahap Pantau Kota Medan dan Perkuat Sinergi
Peringati Lebaran Yatim 10 Muharram, Rico Waas Ajak Anak Yatim Duafa Belanja Baju Baru
komentar
beritaTerbaru