Selasa, 03 Februari 2026

Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK

Administrator - Kamis, 21 Agustus 2025 12:02 WIB
Wamenaker Immanuel Ebenezer Terjaring OTT KPK
Istimewa
Baca Juga:

Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penangkapan itu dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.

"Benar," ujar Fitroh singkat saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Agustus 2025.

OTT tersebut berlangsung sehari sebelumnya, Rabu, 20 Agustus 2025. Hingga kini lembaga antirasuah itu belum memerinci jumlah pihak yang turut diamankan maupun konstruksi perkara yang menjerat Immanuel.

KPK biasanya memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan. Publik menunggu apakah Immanuel akan ditetapkan sebagai tersangka atau hanya berstatus saksi.

Immanuel Ebenezer, atau akrab disapa Noel, sebelumnya dikenal sebagai aktivis yang kerap bersuara lantang soal pemberantasan korupsi dan demokrasi. Ia kemudian masuk ke jajaran pemerintahan dengan dipercaya menduduki posisi Wakil Menteri Ketenagakerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang terjaring OTT tersebut.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Tangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT
DJP Dukung Penuh Penetapan 5 Tersangka KPK di OTT Korupsi KPP Madya Jakarta Utara, Terapkan Pemberhentian Sementara dan Evaluasi Internal
MAKI Tanggapi Putusan Gugatan Praperadilan Terhadap KPK Atas Perkara Belum Dipanggilnya Gubernur Sumut Bobby Nasution,  MAKI Akan Lapor Ke Dewas KPK
Desak KPK Tetapkan Dikky Anugerah Panjaitan sebagai Tersangka,Kasus Pergeseran Anggaran & Suap Jalan Sumut yang Menyeret Topan Ginting
KPK Diduga Jadi “Pelindung” Bobby Nasution, Penanganan Kasus Korupsi Jalan Sumut Mandek
Jaga Marwah Besok Datangi KPK, Minta Kepastian Status Dicky Anugrah, Bobby, & Erny Sitorus Terkait Pergeseran Anggaran
komentar
beritaTerbaru