BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
News
Baca Juga:
- BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
- Coe Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat atas Pelantikan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI
- CEO Media Sumut24 Group Rianto, SH, MH, Sampaikan Selamat atas Pelantikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB RI
"Kampus di Indonesia itu tidak ada yang masuk 100 besar World Class University. Kita harus mendorong kampus-kampus di Indonesia untuk masuk ke sana," kata Budi saat menyampaikan pernyataan di Bandung, Kamis (31/7/2025).
Menurut dia, capaian tersebut penting sebagai indikator kualitas pendidikan tinggi Indonesia di mata dunia. Tanpa daya saing global, kata dia, perguruan tinggi Indonesia akan terus tertinggal dalam hal riset, inovasi, dan kolaborasi internasional.
APK Masih Rendah
Di samping itu, Budi juga mengkritisi masih rendahnya angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia. Hingga kini, angka partisipasi mahasiswa berada di kisaran 31 persen, jauh tertinggal dibandingkan negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
"Masalah pendidikan di Indonesia ini bukan hanya soal mutu, tapi juga soal jumlah. APK kita baru sekitar 31 persen. Artinya, masih sangat banyak masyarakat yang belum punya kesempatan kuliah," ujarnya.
Budi menilai rendahnya APK menjadi indikasi masih terbatasnya akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Hal ini, menurut dia, harus menjadi perhatian serius, baik oleh pemerintah maupun penyelenggara pendidikan tinggi.
Peran PTS
Sebagai Ketua APTISI, Budi menekankan pentingnya peran perguruan tinggi swasta (PTS) dalam memperluas akses pendidikan. Ia menyebut PTS memiliki posisi strategis karena jumlahnya yang besar dan jangkauannya yang luas hingga ke daerah-daerah.
"APTISI berkomitmen untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Kami ingin agar PTS menjadi ujung tombak pemerataan pendidikan di Indonesia," kata Budi.
Ia juga mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan sektor pendidikan tinggi swasta, termasuk dari sisi pendanaan, akreditasi, serta penguatan kapasitas dosen dan infrastruktur akademik.
Dua Agenda Utama
Dalam arah kebijakannya, Budi menetapkan dua agenda utama selama masa kepemimpinannya di APTISI, yaitu peningkatan kualitas kampus Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global, serta peningkatan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas.
"APTISI akan fokus pada dua hal. Pertama, mendorong kampus Indonesia ke level internasional. Kedua, memperluas partisipasi mahasiswa agar lebih banyak anak-anak bangsa bisa kuliah," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tantangan pendidikan tinggi di Indonesia memerlukan pendekatan menyeluruh, termasuk kolaborasi antarlembaga, penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri, serta peningkatan kapasitas riset dan inovasi.
> "Kalau kita tidak berbenah, kita akan terus tertinggal. Dunia berubah cepat, dan pendidikan tinggi harus mampu menjadi penggerak utama perubahan itu," kata Budi.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
BAKOPAM Sumut Gelar Jumat Berkah, Salurkan Sembako untuk Warga Medan Area
News
Coe Sumut24 Group Anto Genk Ucapkan Selamat atas Pelantikan Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wamenhan RI
News
CEO Media Sumut24 Group Rianto, SH, MH, Sampaikan Selamat atas Pelantikan Mayjen TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB RI
News
Percepat Pemulihan Bencana Aceh, Kemendagri Guyur Puluhan Ekskavator dan Dump Truck ke Bireuen hingga Pidie Jaya
News
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Disdik Sumut Berlakukan PJJ 16&ndash21 Oktober 2026
News
Kabut Asap Masuk Sumut,Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
kota
sumut24.co ASAHAN, Aktivitas pertambangan Galian C yang beroperasi di wilayah Kecamatan Setia Janji, Kabupaten Asahan, kembali menjadi soro
News
Dua Spesialis Curanmor di Jalan Gurila Diberi Tindakan Tegas Terukur
kota
Temui Majelis Taklim Halimah, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Kamtibmas
News
40 Orang Positif Narkoba Diamankan saat Penggerebekan dI Gg Jati Panglima Denai
News