Jumat, 13 Maret 2026

Wako Ramadhani Tinjau Langsung Proses Pemadaman

Administrator - Kamis, 24 Juli 2025 22:46 WIB
Wako Ramadhani Tinjau Langsung Proses Pemadaman
Istimewa
sumut24.co -Kota Solok. Wali Kota Solok, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, Rabu (23/7/2025,)usai Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tidak tinggal diam di balik meja, bersama jajaran Forkopimda turun langsung ke Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Baca Juga:
Hal ini dipicu Kebakaran hutan dan lahan melanda kawasan Bukit Setan dan Bukit Pincuran Gadang, yang berada di Kelurahan Tanah Garam. Memasuki hari ketiga, kobaran api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas dan relawan. Walaupun memiliki medan cukup sulit. Kehadiran wali kota untuk memastikan proses pemadaman berjalan optimal sekaligus memberikan semangat kepada para petugas di lapangan.

Kebakaran yang menghanguskan sebagian lahan pertanian dan kawasan hutan di lereng Bukit Barisan ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Solok. Upaya penanggulangan terus dimaksimalkan agar api tidak meluas dan dampaknya bisa ditekan sekecil mungkin.

Diungkapkan, sampai tengah malam, tim masih berjibaku memadamkan titik api. Satgas Karhutla, TNI/Polri, Dishut, Satpol PP, BPBD, PMI, Pramuka Peduli, relawan, dan warga bahu membahu agar api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara.

Api kini telah berhasil dikendalikan dan proses pendinginan terus dilakukan guna mencegah kebakaran susulan. Ia mengapresiasi semua pihak yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Dan menekankan bahwa tantangan Karhutla bukan sekadar isu lingkungan, tetapi juga menyangkut keselamatan warga dan masa depan daerah.

"Perubahan iklim, cuaca ekstrem, dan aktivitas manusia yang abai membuat kebakaran hutan bukan lagi hal sepele. Bencana datang tanpa mengenal batas administratif, hanya bisa dihadapi dengan kesiapsiagaan dan solidaritas," tuturnya.

Ia menutup dengan menyampaikan rasa hormat mendalam kepada seluruh petugas dan relawan yang berjaga siang dan malam.

"Bagi saudara-saudara kami yang turun langsung memadamkan api dan menjaga keselamatan warga, izinkan kami memberi hormat setinggi-tingginya," ucap Wako, penuh haru.

Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, digelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla di halaman Balai Kota Solok, dipimpin Kapolres Solok Kota AKBP Mas'ud Ahmad. Dalam apel yang diikuti unsur Forkopimda, TNI/Polri, OPD, BPBD, Pramuka Peduli dan relawan PMI tersebut, ditegaskan bahwa apel bukan formalitas belaka, melainkan bentuk kesiapan nyata menghadapi musim kemarau panjang yang dipicu El Nino.

Diungkapkan AKBP Mas'ud Ahmad. Sejak pertengahan Juli 2025, lebih dari 300 hektare lahan telah terbakar di Sumatera Barat. Kabupaten Solok bahkan telah menetapkan status tanggap darurat Karhutla sejak 21 Juli. Meskipun Kota Solok belum menetapkan status yang sama, Wako menegaskan bahwa ancamannya tetap nyata.

Ini dipicu pembukaan lahan dengan cara dibakar dan rendahnya kesadaran masyarakat menjadi pemicu utama maraknya Karhutla. Kapolres menekankan pentingnya edukasi dan sinergi lintas sektor, termasuk tokoh adat dan agama untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya membakar hutan sembarangan.

Pemerintah Kota Solok bersama Satgas Karhutla akan terus mengintensifkan patroli terpadu, penempatan personel di titik rawan, optimalisasi peralatan pemadam serta kampanye pelarangan membakar hutan dan lahan secara massif.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026, Polres Sergai Siap Amankan Arus Mudik Lebaran
Upacara Gabungan Bulan Maret 2026 di Pimpin Sekda Asahan
Di Apel Pagi, Bupati Sergai Tegas: “Tak Ada Pungli dalam Perpanjangan Kontrak PPPK, Laporkan Jika Ada!”
Gelar Siaga Pesisir, Posal Bedagai dan Babinpoter Perkuat Pengawasan Wilayah
Polda Sumut Siagakan Ribuan Personel Pastikan Kekhusyukan Ramadhan 1447 H
Wakil Bupati Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional
komentar
beritaTerbaru