Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
- Mengenal Gelung Nusantara, Merawat Identitas Budaya Perempuan Indonesia
- Langkah Sederhana Dari Lemari, UNIQLO Ajak dan Inspirasi Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Pakaian
- UNIQLO Hadirkan Koleksi Kolaborasi Perdana dengan Cecilie Bahnsen LifeWear dalam Sentuhan Romantis, Akan Segera Diluncurkan di Indonesia
Karo|Sumut24.co
Dompet Dhuafa Sumut melalui Cordofa (Corps Dai Dompet Dhuafa) sukses menyelenggarakan kegiatan Dakwah Camp Remaja Muslim Minoritas, bertempat di Lau Kawar, Desa Kuta Gugung, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, Minggu (20/7).
Kegiatan ini mengusung tema "Menjadi Remaja Tangguh di Tengah Lingkungan Muslim Minoritas: Menebar Cahaya, Menjaga Identitas" yang diikuti oleh 25 peserta dari kalangan remaja muslim se-Kecamatan Namanteran.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sulaiman, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, yang menyampaikan pentingnya peran generasi muda muslim dalam menjaga nilai-nilai Islam di tengah masyarakat yang heterogen.
"Kita ingin hadirnya Dakwah Camp ini menjadi ruang aman dan inspiratif bagi remaja muslim, agar mereka merasa bangga dengan Islam dan siap menjadi cahaya di tengah lingkungan yang beragam," ujar Sulaiman.
Turut hadir Ustaz Ahmad Pronggono, Manager Layanan Dakwah Cordofa, yang juga menjadi pemateri dalam sesi penguatan kelembagaan dakwah.
Ia menekankan bahwa dakwah hari ini tidak lagi bisa dilakukan dengan cara-cara lama, melainkan harus disesuaikan dengan konteks zaman tanpa kehilangan ruh syariat.
"Dakwah bukan hanya di mimbar, tapi juga di keseharian. Kita perlu remaja yang siap menampilkan wajah Islam yang ramah, aktif di masyarakat, dan peduli terhadap sesama," jelasnya di hadapan para peserta.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan Ahmad Aripin Pasaribu, SH, yang juga merupakan dai transformatif Dompet Dhuafa, menjelaskan bahwa Dakwah Camp ini bukan hanya sekadar pelatihan, melainkan gerakan awal membangun kesadaran dakwah yang tumbuh dari bawah.
"Kami ingin membentuk sebuah gerakan kecil, tapi punya dampak besar. Dengan membangun jaringan silaturrahim antar remaja muslim, tumbuhnya kepercayaan diri, dan kesadaran dakwah, insyaAllah kita bisa menjaga umat dari dalam," ungkap Aripin dalam laporan panitianya.
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai agenda seperti pembekalan materi bertema semangat berdakwah di era modern, menyelaraskan syariat dan adat, hingga pembinaan akhlak remaja muslim dalam menghadapi tantangan zaman.
Di samping itu, para peserta juga mengikuti kajian malam, sesi refleksi kelompok, serta kegiatan sosial bertajuk "Glow Up Masjid" berupa gotong royong membersihkan dan menghias masjid sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan sekitar.
Acara ini pun mendapat dukungan langsung dari sejumlah tokoh setempat, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Karo, Pimpinan Baznas Kabupaten Karo, serta Camat Namanteran, yang turut hadir dan menyampaikan sambutan saat pembukaan.
Dari pelaksanaan Dakwah Camp ini, diharapkan sejumlah output bisa dicapai, seperti terjalinnya silaturrahim antar remaja muslim se-Kecamatan Namanteran, tumbuhnya rasa percaya diri dan identitas keislaman di tengah masyarakat minoritas, meningkatnya semangat dakwah dan kepedulian sosial, hingga terbentuknya komunitas remaja muslim di wilayah tersebut, serta hadirnya kesadaran bersama untuk menjaga kemurnian akidah dan memperkuat posisi Islam secara damai dan inklusif di lingkungan sekitar.
(red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota