Aksi Damai AMPB di Asahan Berjalan Aman, Pemkab dan DPRD Sampaikan Jawaban Positif Soal Perbaikan Jalan
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
Baca Juga:
Diskusi yang digelar di Jakarta itu menghadirkan Dr. Fuad Bawazier, mantan Menteri Keuangan dan Komisaris Utama MIND.ID, sebagai narasumber utama. Tema diskusi menyoroti arah kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.
Dalam pandangannya, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck, menilai bahwa Prabowonomics menjadi momentum penting untuk membawa Indonesia menuju kemandirian ekonomi. Ia menekankan perlunya kerja bersama antara Presiden, para menteri, dan pemangku kepentingan lainnya.
"Perjalanan ini tentunya tidak bisa hanya dilakukan oleh Presiden Prabowo. Harus ada para pembantunya, yakni menteri dan pihak luar yang membantu demi menyejahterakan rakyat," ujar Ijeck.
Ijeck juga menyoroti sembilan Instruksi Presiden (Inpres) yang saat ini menjadi arah kerja pemerintahan. Ia menilai, pelaksanaan Inpres tersebut memerlukan dukungan menyeluruh dari pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota.
Terkait strategi pembangunan ekonomi, Ijeck mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berfokus pada investor asing. Menurut dia, sektor pertanian dan perkebunan harus menjadi pilar utama penguatan ekonomi nasional.
"Peningkatan ekonomi kita jangan berpikir tentang investor dari asing. Fokus saja terhadap pertanian dan perkebunan yang sudah ada saat ini," kata Ijeck.
Ia menambahkan, setiap daerah harus diberdayakan sesuai dengan potensi unggulannya. Program pemerintah tidak boleh salah sasaran, seperti mengembangkan perkebunan di wilayah yang cocok untuk pertanian.
Dalam kesempatan itu, Ijeck juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang di sektor pertanian dan perkebunan, serta pengawasan terhadap harga hasil produksi.
"Jangan sampai hasil pertanian dan perkebunan bagus, tetapi infrastruktur buruk, sehingga menimbulkan masalah. Pemerintah juga harus mengontrol harga agar tidak hanya menguntungkan sekelompok oknum saja," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kebijakan ekspor dan impor juga perlu dikendalikan secara bijak untuk memastikan roda perekonomian nasional tetap berjalan seimbang.
"Impor dan ekspor juga harus dikontrol. Kalau ini terjadi, kesejahteraan bisa terwujud," ujarnya.
Menurut Ijeck, keselarasan antara kebijakan pusat dan pelaksanaannya di daerah sangat penting. Ia berharap program-program yang dicanangkan pemerintah pusat dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
"Saya yakin Presiden Prabowo sudah melihat dan merencanakan hal-hal besar untuk kesejahteraan rakyat," kata Ijeck.REL
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota
Semoga Jadi Haji Mabrur&rdquo, Pesan Menyentuh Wali Kota H. Letnan Dalimunthe Saat Sambut Jamaah Haji Padangsidimpuan
kota
Tak Perlu Khawatir, Data Dijamin Aman! Bupati Padang Lawas Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
kota