Transformasi Pemasyarakatan: Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana
Transformasi Pemasyarakatan Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana
kota
Baca Juga:
Diskusi yang digelar di Jakarta itu menghadirkan Dr. Fuad Bawazier, mantan Menteri Keuangan dan Komisaris Utama MIND.ID, sebagai narasumber utama. Tema diskusi menyoroti arah kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang semakin tidak menentu.
Dalam pandangannya, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck, menilai bahwa Prabowonomics menjadi momentum penting untuk membawa Indonesia menuju kemandirian ekonomi. Ia menekankan perlunya kerja bersama antara Presiden, para menteri, dan pemangku kepentingan lainnya.
"Perjalanan ini tentunya tidak bisa hanya dilakukan oleh Presiden Prabowo. Harus ada para pembantunya, yakni menteri dan pihak luar yang membantu demi menyejahterakan rakyat," ujar Ijeck.
Ijeck juga menyoroti sembilan Instruksi Presiden (Inpres) yang saat ini menjadi arah kerja pemerintahan. Ia menilai, pelaksanaan Inpres tersebut memerlukan dukungan menyeluruh dari pemerintah daerah di tingkat kabupaten dan kota.
Terkait strategi pembangunan ekonomi, Ijeck mengingatkan agar pemerintah tidak hanya berfokus pada investor asing. Menurut dia, sektor pertanian dan perkebunan harus menjadi pilar utama penguatan ekonomi nasional.
"Peningkatan ekonomi kita jangan berpikir tentang investor dari asing. Fokus saja terhadap pertanian dan perkebunan yang sudah ada saat ini," kata Ijeck.
Ia menambahkan, setiap daerah harus diberdayakan sesuai dengan potensi unggulannya. Program pemerintah tidak boleh salah sasaran, seperti mengembangkan perkebunan di wilayah yang cocok untuk pertanian.
Dalam kesempatan itu, Ijeck juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur penunjang di sektor pertanian dan perkebunan, serta pengawasan terhadap harga hasil produksi.
"Jangan sampai hasil pertanian dan perkebunan bagus, tetapi infrastruktur buruk, sehingga menimbulkan masalah. Pemerintah juga harus mengontrol harga agar tidak hanya menguntungkan sekelompok oknum saja," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kebijakan ekspor dan impor juga perlu dikendalikan secara bijak untuk memastikan roda perekonomian nasional tetap berjalan seimbang.
"Impor dan ekspor juga harus dikontrol. Kalau ini terjadi, kesejahteraan bisa terwujud," ujarnya.
Menurut Ijeck, keselarasan antara kebijakan pusat dan pelaksanaannya di daerah sangat penting. Ia berharap program-program yang dicanangkan pemerintah pusat dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
"Saya yakin Presiden Prabowo sudah melihat dan merencanakan hal-hal besar untuk kesejahteraan rakyat," kata Ijeck.REL
Transformasi Pemasyarakatan Lebih dari Sekadar Menjalankan Pidana
kota
SUMUT24.CO Kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur barubaru ini menjadi alarm keras bagi sistem transportasi perkeretaapian
Profil
Rakernas II Paboras Indonesia Hasilkan 14 Kesepahaman, Perkuat Soliditas Marga Siburian
kota
JAKARTA Muzakir Manaf melakukan pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri,
News
sumut24.co ASAHAN, Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai acara pelantikan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Darul
News
Patroli Gabungan 3 Pilar Polsek Medan Area Tekan Gangguan Kamtibmas
kota
Investor Tiongkok dan Koperasi Jasa Keluarga Pers Bahas Pengadaan Mesin Pengering Gabah
kota
Bos Ponsel Pancur Batu pelaku penganiaya Temui Babak Baru, Leo Sembiring Masih DPO, Putra Persadaan Sudah P21 di Kajari
kota
dr H Asri Ludin Tambunan Sampaikan Persoalan Tanah Hingga Infrastruktur ke Pusat
kota
Keren Abis! SMPN 1 Panyabungan Sapu Bersih 4 Trofi di FLS2N 2026 Madina
kota