Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
kota
Baca Juga:
- Bertemu Kapolres Padangsidimpuan, BEM UGN Sampaikan Aspirasi dan Rencana Turnamen Voli
- Mahasiswa BEM Sumut Geruduk Mapolrestabes Medan, Polisi Diminta Usut Tuntas Pembakar Mobil Advokat Diduga Dilakukan Suruhan Oknum Anggota DPRD Deli Se
- Mosi Tidak Percaya Menggema, PMII-SURATIN Desak Pembatalan Direksi Bank Sumut
Yogyakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) secara resmi menyatakan mosi tidak percaya terhadap Rektor UGM, Prof. Ova Emilia. Pernyataan ini dikeluarkan sebagai bentuk kekecewaan atas sikap pimpinan universitas yang dinilai tidak berpihak pada aspirasi mahasiswa dan rakyat di tengah dinamika politik nasional.
Dalam pernyataan resminya, BEM KM UGM mengkritik keras terpilihnya Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Mereka menyoroti dugaan pelanggaran HAM oleh Prabowo serta menyebut Gibran sebagai nepo-baby yang memperoleh kekuasaan melalui perubahan konstitusi dan campur tangan Presiden Joko Widodo.
Mahasiswa juga menyoroti berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo yang dianggap tidak melalui kajian kritis, seperti program makan bergizi gratis, efisiensi anggaran, hingga Revisi UU TNI yang dinilai sebagai bentuk kemunduran reformasi. BEM KM UGM menilai bahwa kebebasan berpendapat di kampus pun semakin terancam, ditandai dengan represivitas terhadap mahasiswa yang mengkritik.
Kekecewaan semakin memuncak setelah dialog antara massa aksi mahasiswa dengan Rektor Ova Emilia pada 21 Mei 2025 dinilai tidak menghasilkan sikap tegas dari pihak universitas. "Omon-omon!" tulis pernyataan itu menandakan dialog yang dianggap tidak bermakna.
"Atas kekecewaan terhadap respon yang diberikan oleh Rektor, BEM KM UGM menyatakan MOSI TIDAK PERCAYA kepada Ova Emilia," tegas Ketua BEM KM UGM, Tiyo Ardianto, dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani di Yogyakarta.
Mahasiswa menyatakan tidak akan mencabut mosi tersebut sampai Rektor menyatakan keberpihakan nyata kepada rakyat atau sikap yang setara. Pernyataan ditutup dengan semboyan: Suro Diro Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti.red
-
Apel Pagi Pasca Idul Fitri 1447 H, Rektor UNPAB Tekankan Semangat Kebersamaan dan Peningkatan Kompetensi
kota
Jasa Marga Catat Lebih Dari 2,8 Juta Kendaraan melintas di Ruas Tol Regional Nusantara Hingga H4 Idulfitri 1447H/2026
kota
Polda Sumut Bongkar Judol Jaringan Kamboja, Amankan 19 Tersangka
kota
Polsek Medan Area Tangkap Residivis PencurianUang Digunakan untuk Beli Sabu dan Main Judi Online
kota
Dukung Akses Warga, Polresta Deli Serdang Laksanakan Renovasi Jembatan Presisi Merah Putih Kuala Sabah
kota
sumut24.coMEDAN, Polda Sumut melalui Ditressiber berhasil membongkar praktik judi online (Judol) jaringan Kamboja di dua lokasi Apartemen Ro
kota
Sergai sumut24.co Hari pertama masuk kerja setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Da
News
Pererat Silaturahmi Lebaran, Poldasu & PWNU SU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
kota
Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo &ndash Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong
kota
JAKARTA, SUMUT24.CO Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengikuti rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) yang dipimpin Menteri
News