Tak Jera!! Residivis Ks Pencurian Jadi Bandar Narkoba Diringkus saat akan Pasok 141 Paket Ganja.
Tak Jera!! Residivis Ks Pencurian Jadi Bandar NarkobaDiringkus saat akan Pasok 141 Paket Ganja.
News
Baca Juga:
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Muhammad Nuh, menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Laporan tersebut menyoroti potensi tercampurnya makanan yang tidak halal dalam program tersebut, yang menjadi perhatian khusus bagi umat Islam setempat.
Menanggapi hal ini, Muhammad Nuh segera mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat di Masjid Syuhada Tarutung pada Rabu (29/1/2025).
Dalam dialog tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan seluruh lapisan masyarakat, khususnya umat Islam yang merupakan kelompok minoritas di daerah tersebut.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, antara lain Ketua MUI Tapanuli Utara, H. Samsul Pandiangan SPdI, Ketua NU Tapanuli Utara, M. Nazar Lutfi Tambunan SPdI, Ketua PD Muhammadiyah Tapanuli Utara, DR. H. Abdul Rahman Munir Aritonang Map, Ketua PD Al Washliyah Tapanuli Utara, Abdurrahman Sitompul, Ketua DMI Tapanuli Utara, H. Ahmad Sihombing, serta Pimpinan BAZNAS Tapanuli Utara, Ali Umar Nasution SAg.
"Program makan bergizi gratis ini adalah langkah positif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Namun, kita harus memastikan bahwa pelaksanaannya memperhatikan aspek kehalalan, terutama bagi masyarakat Muslim. Ini merupakan bentuk penghargaan terhadap keyakinan mereka," ujar Muhammad Nuh.
Masyarakat Taput dalam hal ini pun menyambut baik inisiatif ini. Mereka mengapresiasi upaya Muhammad Nuh yang segera merespons kekhawatiran mereka dengan penuh perhatian dan sikap toleransi yang tinggi.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Muhammad Nuh terhadap kekhawatiran kami. Dialog seperti ini sangat penting untuk menjaga kerukunan dan saling pengertian antar sesama kelompok masyarakat," ujar Ketua MUI Tapanuli Utara, H. Samsul Pandiangan SPdI.
Dalam kesempatan itu, Muhammad Nuh juga menekankan perlunya kerja sama antara pemerintah daerah dan lembaga terkait, seperti MUI setempat, untuk memastikan bahwa program ini memenuhi standar kehalalan.
"Kita harus memastikan bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga sesuai dengan ajaran agama yang diyakini oleh masyarakat," tambahnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat komunikasi dan kerja sama antara pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga Tapanuli Utara, sehingga program makan bergizi gratis dapat dilaksanakan tanpa menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Muhammad Nuh berkomitmen untuk terus memantau perkembangan program ini dan siap menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah demi tercapainya kesejahteraan bersama.(red)
Tak Jera!! Residivis Ks Pencurian Jadi Bandar NarkobaDiringkus saat akan Pasok 141 Paket Ganja.
News
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Resmikan Gedung Baru Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Kampung Jawa
News
Kabupaten Solok Bersama APKASI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Kabupaten Sikka NTT
News
Finalisasi Konsinyering Buku Strategi Pemenangan Partai Golkar Menuju Indonesia Emas 2045, Balitbang Golkar Rumuskan Gagasan Strategis
News
Bravo Satresnarkoba Polres Labuhanbatu atas tangkapan 4 Kg Garam China di Bus ALS
News
Agus Dwi Handaya Kembali Pimpin IKAFEBUSU Periode 20262030Medansumut24.co Agus Dwi Handaya kembali dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan A
News
Dr. Kaswinata Terpilih sebagai Ketua IAEI Sumut Periode 20262031Medansumut24.co Dr. Kaswinata, SE., Ak., CA., MSP., terpilih sebagai Ket
News
Negara Menjemput Warganya di Semenyih
News
Ahli Pers Nurhalim Tanjung AI Harus Jadi Asisten, Bukan Pengganti Wartawan
kota
Jembatan Tak Kunjung Dibangun, Warga Keluhkan Akses Bukit LawangTangkahan Rusak dan Ancam Demo ke PU
News