Anggota BPK RI Fathan Subchi Sumbang Rp10 Juta untuk Tarekat Syatariyah Syahid Almalik
Anggota BPK RI Fathan Subchi Sumbang Rp10 Juta untuk Tarekat Syatariyah Syahid Almalik
kota
Baca Juga:
Simalungun I Sumut24. co
Sejumlah warga Panei Tongah, Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun mengeluh kegiatan galian tanah urug untuk kebutuhan penimbunan pembangunan jalan Tol Pematangsiantar yang berlokasi di sekitar pemukiman masyarakat Panei Tongah, Jalan Saribudolok, Kabupaten Simalungun tak ramah lingkungan.
Hal tersebut diungkapkan sejumlah warga pemilik warung, Boru Siahaan, Boru Simanjuntak dan warga lainnya, Sunarno dan Marga Parna ke awak media Minggu (19/1) di Panei Tongah.
Boru Siahaan dan Boru Simajuntak mengatakan hal senada, penggalian tanah urug di Panei Tongah untuk kebutuhan pembangunan Jalan Tol Pematangsiantar sudah berlangsung beberapa bulan terakhir dan selama itu sisa tanah kerap jatuh di badan jalan sehingga debu beterbangan ke dalam warung dan pemukiman Rumah masyarakat.sekitar
"Selain itu, tanah kerap jatuh hingga menimbulkan gundukan-gundukan tanah di sepanjang jalan sehingga tak nyaman dilalui pengguna jalan," ujar Boru Siahaan.
Mereka mengatakan sejumlah warga kerap menegur dan meminta pengusaha untuk menyiram jalan, namun hanya sesekali saja,disiram debu tetap beterbangan di udara hingga masuk ke dalam warung dan ke dalam rumah warga lainnya," ungkap Boru Siahaan.
Selain itu, Tambah Boru Simanjuntak, para pengusaha tambang tanah itu juga tampak mengabaikan tumpukan tanah berserakan di sepanjang jalan."Tanah yang jatuh dari dump truk juga dibiarkan begitu saja sehingga jalan tak nyaman dilalui serta kerap becek usai disiram," ujarnya Boru Simanjuntak.
Terpisah Marga Parna menilai, galian tanah urug yang tepat beroperasi di tengah-tengah banyak pemukiman masyarakat dinilai tak memiliki izin."Kita heran kenapa ada tambang tanah urug di tengah-tengah pemukiman?. Puluhan kendaraan Dump Truk setiap hari parkir di tepi jalan dan sebagia manuver hendak masuk dan keluar dari lokasi tambang hingga kerap membuat kemacetan dan situasi seperti ini menganggu pengendara lainnya," pungkas Marga Parna.
Dirinya mengakui, beberapa minggu terakhir sejumlah masyarakat, khsusunya yang bermukim di sekitar tambang tanah urug tersebut telah mengelar aksi damai dan mengajukan surat keberatan dilengkapi dengan tanda tangan masyarkat kepada pengusaha untuk menghentikan operasional tambang tanah urug karena meresahkan masyarakat, namun hingga saat ini belum diindahkan.
Ditambahkan Marga Parna, ribuan kubik tanah telah dikeruk dari lokasi tambang tersebut dan diangkut menggunkan dump truk untuk memenuhi kebutuhan penimbunan jalur pembangunan Jalan Tol Pematangsiantar."Kita meminta agar instasi terkait meninjau ulang kelayakan lokasi tambang galian tanah urug tersebut, karena dinilai tak memenuhi syarat dan peraturan," harap Marga Parna.
Sementara itu, pengusaha tambang galian tanah urug Panei Tongah, M Purba ketika dikonfirmasi terkait keluhan sejumlah mengatakan, sudah ada pekerja untuk mengeruk sisa-sisa tanah yang jatuh dan bersereakan di sepanjang badan jalan."Sepertinya sudah ada pekerja untuk pengerukan sisa tanah. Dan kendaraan ditutup dengan tenda," katanya melalui selulernya.(Es)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Anggota BPK RI Fathan Subchi Sumbang Rp10 Juta untuk Tarekat Syatariyah Syahid Almalik
kota
Rekam Jejak Konsisten dan Dukungan Publik Menguat, Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Figur Sentral Masa Depan Polri
kota
sumut24.co ASAHAN, Sat Reskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan matinya seorang perempua
News
sumut24.co ASAHAN, Dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Asahan m
News
sumut24.co ASAHAN, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di UPTD SMP Negeri 2 Silau Laut memasuki hari kedua pelaksanaan, Selasa (03/02/2026).
News
Asahan sumut24.co Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres A
News
Asahan sumut24.co Sat Reskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan matinya seorang perempua
Hukum
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Ba
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negri Tanjungbalai, Siti Lisa Evriaty Br Tarigan ,S.H.,M.H. menuntut terdakwa
News
sumut24.co Tebingtinggi, Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Tebing Tinggi,Erwin Suheri Damanik didampingi Kadis Perdagangan Marimbun Marpaung
News