Program Kerja TPAKD Deli Serdang 2026 Fokus pada 4 Pilar Utama
Program Kerja TPAKD Deli Serdang 2026 Fokus pada 4 Pilar Utama
kota
Baca Juga:
Renitasari Adrian, Program Director www.indonesiakaya.com mengungkapkan, "Sejak 2020, www.indonesiakaya.com senantiasa menghadirkan beragam kisah rakyat dari berbagai wilayah di Indonesia dalam balutan musikal ke hadapan para penikmat seni di mana saja. Hingga saat ini total keseluruhan episode dari #MusikalDiRumahAja telah disaksikan lebih dari tujuh juta views yang disajikan melalui kanal YouTube kami. Berangkat dari antusiasme dan minta masyarakat dengan beragam kisah rakyat yang kami sajikan, kali ini kami mengangkat kisah rakyat dari salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki banyak warisan kebudayaan baik berupa karya seni dan tata cara kehidupan yaitu Bali melalui kisah Barong Landung yang memiliki banyak pesan moral yang terkandung di dalamnya. Semoga pesan-pesan yang terkandung di dalam #MusikalDiRumahAja: Barong Landung ini dapat diterima dengan baik dan dikenal oleh masyarakat yang tak hanya berada di Bali, tapi juga masyarakat dari berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
#MusikalDiRumahAja: Barong Landung disutradarai oleh Bayu Pontiagust yang juga menulis kisah ini bersama Palka Kojansow. Dengan berlatarkan tempat di Bali pada abad ke 12, episode terbaru ini mengisahkan tentang Raja Sri Jayapangus jatuh cinta pada Kang Cing Wei, seorang putri pedagang Cina, dan menikahinya meski mendapat peringatan dari penasihatnya. Namun, pernikahan ini diikuti bencana yang memaksa mereka membangun kerajaan baru bernama Balingkang. Meskipun hidup bahagia, sang raja merasa tidak lengkap tanpa keturunan dan pergi bertapa di Gunung Batur. Di sana, ia tergoda oleh Dewi Danuh, penjaga Danau Batur, dan menikahinya.
Bayu Pontiagust selaku produser BOOW Live, sutradara dan penulis mengatakan, "Kisah Barong Landung merujuk pada berbagai versi, dengan rujukan utama dari Purana Pura Dalem Balingkang (Disbud Provinsi Bali) dan Geguritan Barong Landung (I Nyoman Suprapta). #MusikalDiRumahAja: Barong Landung dibawakan dalam format mini seri musikal yang dibagi dalam dua episode dengan beberapa penyesuaian yang bersifat fiksi yang mengisahkan tentang cinta, pengorbanan, rintangan dan juga harapan. Beberapa lagu dan tarian orisinal yang ditampilkan dan musikal ini juga menjadi benang merah cerita, bentuk ekspresi tokoh, dan sarana penyampaian adegan. Semoga serial musikal ini dapat menghibur dan diterima dengan baik oleh para penikmat seni."
#MusikalDiRumahAja: Barong Landung diperankan oleh Putu Parama Kesawa Anada Putra sebagai Jayapangus, Pepita Salim sebagai Kang Cing Wei, Yunita Dian Priscilia Iki sebagai Sri Prameswari, dan Ni Kadek Thaly Titi Kasih sebagai Dewi Danu. Selain keempat pemeran utama, musikal ini juga dimerahkan oleh I Kadek Prawira Nugraha sebagai Mpu Lim, Yudi Laksana sebagai Mpu Siwagandu, Aditya Guna Eka Putra sebagai Pendekar Liong dan Erlangga sebagai Pendekar Li.
"Berpartisipasi dalam #MusikalDiRumahAja: Barong Landung menjadi sebuah pengalaman yang unik bagi saya, karena selain menyanyi dan menari saya juga dapat ikut mengenalkan kebudayaan dan cerita rakyat ke hadapan para penikmat seni. Ikut berpartisipasi dalam produksi ini juga menjadi media bagi saya untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda. Saya berharap musikal ini dapat menginspirasi kita semua untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya kita sendiri," ujar Pepita Salim selaku salah satu pemeran dalam #MusikalDiRumahAja: Barong Landung.
Selain menghadirkan #MusikalDiRumahAja: Barong Landung, www.indonesiakaya.com dan BOOW Live juga menghadirkan kisah terbaru #MusikalDiRumahAja: Sri Dewi, yang ditayangkan pada 27 dan 29 November 2024 pukul 19.00 WIB di kanal YouTube IndonesiaKaya. Kisah ini, diambil dari Dewi Sri atau Sri Laksmi yang merupakan sosok Dewi Kesuburan yang dikenal dalam mitologi hindu yang kemudian diadopsi oleh budaya Jawa, Sunda, dan juga beberapa suku lainnya di Indonesia. Sosok Dewi Sri juga dikenal sebagai seorang Dewi pelindung tanaman padi berdasarkan berbagai kisahnya yang diadopsi dalam mitologi Jawa dan Sunda kuno. #MusikalDiRumahAja: Sri Dewi diperankan oleh Kathrine Permatasari, yang merupakan salah satu peserta lulusan program workshop Ruang Kreatif Seni Pertunjukan persembahan www.indonesiakaya.com sebagai Sri Dewi, Christoffer Nelwan sebagai Sadana, Reza Ardiyanto sebagai Kala, dan Tim Swargaloka sebagai ensembel.
"Ada yang unik dalam #MusikalDiRumahAja: Sri Dewi, selain menyangkannya di kanal YouTube IndonesiaKaya, penikmat seni juga dapat menyaksikan #MusikalDiRumahAja: Sri Dewi di akun TikTok @indonesia_kaya. Kami menyadari banyak generasi muda yang mengisi waktu luang mereka dengan menonton konten-konten yang ada di TikTok, untuk itu kami menghadirkannya dalam akun kami agar dapat diakses dengan lebih mudah oleh generasi muda. Semoga upaya kami dalam menghadirkan serial musikal ini ke dalam delapan part di akun TikTok kami dapat menjangkau lagi banyak generasi muda lainnya," tutup Renitasari. (red)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Program Kerja TPAKD Deli Serdang 2026 Fokus pada 4 Pilar Utama
kota
Polresta Deli Serdang Lakukan Pembinaan kepada 5 anak dibawah umur yang Hendak Tawuran
kota
Inovasi USAT Atasi Masalah Kepasiran, Berhasil Tekan Risiko Loss Produksi di PEP Rantau
kota
Hari pertama Tim VIII Safari Ramadhan Kabupaten Solok Kunjungi Masjid Darussalam Titian Batu Cupak
kota
sumut24.co ASAHAN, Respons cepat Polres APolressahan kembali membuahkan hasil. Berawal dari laporan masyarakat melalui Call Center 110, per
News
RAMADHAN KEENAM, BAKOPAM SUMUT TERUS TEBAR SEMBAKO DI MEDAN AREA
kota
Medan, Wakil Bupati Kabupaten Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, S.S., menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kapasitas akademik denga
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar SSos MSi menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Yonif TP954 yang dib
News
sumut24.co Tebingtinggi, Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, melaporkan sebuah akun Facebook berinisial AT ke Polda Sumatera Utar
News
Ahmadi Darma Apresiasi Inisiatif Pemuda, Gema Takbir 1447 H Siap Digelar di Tanjung Beringin
kota