Dalam Rangka Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polresta Deli Serdang Berikan Penyuluhan Kepada Pelajar
Dalam Rangka Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polresta Deli Serdang Berikan Penyuluhan Kepada Pelajar
Umum
Baca Juga:
Mereka menyerang Warkop Mie Aceh Dani yang berada di Jalan Besar Delitua, Dusun IX Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.
Aksi brutal dan sangat meresahkan tersebut terekam CCTV. Dalam video berdurasi 29 detik itu terlihat kawanan geng motor menggunakan berbagai senjata tajam (sajam) jenis klewang dan clurit panjang mengobrak-abrik Warkop Mie Aceh Dani dan menyerang pengunjung.
Terlihat, pengunjung yang sedang makan berhamburan menyelamatkan diri. Sedangkan kawanan geng motor membacoki meja dan menghancurkan kursi dan lainnya.
Setelah membuat onar, kawanan geng motor diduga konvoi mencari mangsa ke Jalan Purwo mulai dari Desa Mekar Sari hingga Kedai Durian dan Suka Makmur.
"Kelompok remaja bersenjata tajam ini menyerang Warkop Mie Aceh Dani. Para pengunjungnya berlarian menyelamatkan diri. Mereka membacoki meja dan merusak barang lainnya," sebut Kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Juliadi.
Sementara, di Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, kawanan geng motor yang telah menyerang Warkop Mie Aceh Dani itu merampas sepeda motor warga yang sedang berada di Dusun VI persimpangan Jalan Pahlawan-Purwo.
Satu unit sepeda motor Yamaha Aerox warna biru hitam plat nomor polisi BK 2996 ALX dibawa kabur kawanan geng motor.
"Anak saya sedang duduk-duduk di persimpangan Jalan Pahlawan-Jalan Purwo bersama teman-temannya, tiba-tiba diserang geng motor membawa klewang," sebut Anto (52), warga Jalan Pahlawan Dusun VI, Kedai Durian.
Kata dia, awalnya anaknya, Raya Fahriza (20), Selasa (12/11/2024) malam sedang duduk-duduk bersama tiga temannya di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Memasuki Rabu (13/11/2024) sekira pukul 01.30 WIB, ketika hendak beranjak pulang, korban didatangi belasan geng motor menggunakan senjata tajam.
Korban bersama teman-temannya langsung kabur menyelamatkan diri, meninggalkan sepeda motornya.
"Karena ketakutan anak saya lari bersama teman-temannya meninggalkan sepeda motornya. Sepeda motor anak saya dibawa para pelaku," kesalnya.
Dia mengaku, akan melaporkan aksi penyerangan kawanan geng motor itu ke pihak berwajib. Dia masih mengumpulkan bukti petunjuk kamera CCTV di sekitar TKP.
"Saya akan melapor ke kepolisian. Ini kami sedang meminta CCTV dari warga," katanya.
Dia berharap, pihak berwajib dapat segera bertindak menangkap kawanan geng motor yang sudah sangat meresahkan.(W05)
Dalam Rangka Ops Keselamatan Toba 2026, Sat Lantas Polresta Deli Serdang Berikan Penyuluhan Kepada Pelajar
Umum
Ketua TP PKK dan Dekranasda mengunjungi sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah
kota
Medan sumut24.co Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) Kota Medan terkesan mandul untuk meni
kota
Dari Gerobak Pecel ke Pundak Jenderal Doa Ibu Penjual Pecel yang Mengantar Tiga Anak Jadi Perwira Negara
kota
Perolehan Tanah Ex HGU PT. Danau Diatas Makmur di Area Convention Hall Alahan Panjang
kota
Tidak Ada Masalah, Andar AminTerpilih Secara Konstitusional
kota
Anggota BPK RI Fathan Subchi Sumbang Rp10 Juta untuk Tarekat Syatariyah Syahid Almalik
kota
Rekam Jejak Konsisten dan Dukungan Publik Menguat, Komjen Suyudi Ario Seto Dinilai Figur Sentral Masa Depan Polri
kota
sumut24.co ASAHAN, Sat Reskrim Polres Asahan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan yang mengakibatkan matinya seorang perempua
News
sumut24.co ASAHAN, Dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas Polres Asahan m
News