Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
kota
Baca Juga:
Mereka menyerang Warkop Mie Aceh Dani yang berada di Jalan Besar Delitua, Dusun IX Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Kabupaten Deliserdang.
Aksi brutal dan sangat meresahkan tersebut terekam CCTV. Dalam video berdurasi 29 detik itu terlihat kawanan geng motor menggunakan berbagai senjata tajam (sajam) jenis klewang dan clurit panjang mengobrak-abrik Warkop Mie Aceh Dani dan menyerang pengunjung.
Terlihat, pengunjung yang sedang makan berhamburan menyelamatkan diri. Sedangkan kawanan geng motor membacoki meja dan menghancurkan kursi dan lainnya.
Setelah membuat onar, kawanan geng motor diduga konvoi mencari mangsa ke Jalan Purwo mulai dari Desa Mekar Sari hingga Kedai Durian dan Suka Makmur.
"Kelompok remaja bersenjata tajam ini menyerang Warkop Mie Aceh Dani. Para pengunjungnya berlarian menyelamatkan diri. Mereka membacoki meja dan merusak barang lainnya," sebut Kepala Desa Mekar Sari, Kecamatan Delitua, Juliadi.
Sementara, di Desa Kedai Durian, Kecamatan Delitua, kawanan geng motor yang telah menyerang Warkop Mie Aceh Dani itu merampas sepeda motor warga yang sedang berada di Dusun VI persimpangan Jalan Pahlawan-Purwo.
Satu unit sepeda motor Yamaha Aerox warna biru hitam plat nomor polisi BK 2996 ALX dibawa kabur kawanan geng motor.
"Anak saya sedang duduk-duduk di persimpangan Jalan Pahlawan-Jalan Purwo bersama teman-temannya, tiba-tiba diserang geng motor membawa klewang," sebut Anto (52), warga Jalan Pahlawan Dusun VI, Kedai Durian.
Kata dia, awalnya anaknya, Raya Fahriza (20), Selasa (12/11/2024) malam sedang duduk-duduk bersama tiga temannya di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Memasuki Rabu (13/11/2024) sekira pukul 01.30 WIB, ketika hendak beranjak pulang, korban didatangi belasan geng motor menggunakan senjata tajam.
Korban bersama teman-temannya langsung kabur menyelamatkan diri, meninggalkan sepeda motornya.
"Karena ketakutan anak saya lari bersama teman-temannya meninggalkan sepeda motornya. Sepeda motor anak saya dibawa para pelaku," kesalnya.
Dia mengaku, akan melaporkan aksi penyerangan kawanan geng motor itu ke pihak berwajib. Dia masih mengumpulkan bukti petunjuk kamera CCTV di sekitar TKP.
"Saya akan melapor ke kepolisian. Ini kami sedang meminta CCTV dari warga," katanya.
Dia berharap, pihak berwajib dapat segera bertindak menangkap kawanan geng motor yang sudah sangat meresahkan.(W05)
Dugaan Narasi Negatif terhadap Kejaksaan Negeri Karo Diduga Ganggu Proses Hukum Kasus Korupsi Profile Desa
kota
Sergai sumut24.co Tim Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polres Serdang Bedagai melakukan monitoring d
News
Sergai sumut24.co Seorang pria ditemukan meninggal dunia di areal perkebunan kelapa sawit PTPN IV Kebun Adolina, Kecamatan Perbaungan, Kab
Hukum
Tanjungbalai PT Bank Sumut (Perseroda) terus menegaskan perannya sebagai motor penggerak digitalisasi keuangan daerah sekaligus mitra stra
News
Kebakaran Dini Hari di Medan Selayang, Empat Bangunan Hangus, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
kota
Bupati Saipullah Libatkan Tokoh Masyarakat dalam TP2D, Fokus Percepatan Pembangunan Madina
kota
PMII PALUTA Cup I 2026 Diserbu Penonton, Polisi Lakukan Pengamanan Berlapis di Padang Bolak
kota
Dari Pengawalan hingga Sterilisasi, Ini Strategi Polres Tapsel Amankan Kunjungan Mendagri
kota
Semangati Atlet! Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh dan Ketua Umum Shokaido Sumut Turun Langsung di Pembukaan Kejurda Shokaido
kota
Bakopam Sumut Gelar Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H, Ibnu Hajar Bangkitkan Semangat Kekeluargaan
kota