Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Baca Juga:Kereahan masyarkat ini terjadi akibat sulitnya membeli BBM di SPBU. Akhirnya, masyarakat terpaksa membeli BBM secara ketengan di pinggir jalan dengan harga tinggi yakni Rp 13.000 - Rp 15.000 per liter.
"Kami menerima laporan warga Sibuhuan, Kabupaten Palas, Sumut kelangkaan BBM di SPBU," jelas Direktut MATA Pelayanan Publik, Abyadi Siregar, Senin (4/11/2024).
Di Kota Sibuhuan, ibukota Kabupaten Palas sendiri misalnya, ada dua SPBU, yakni SPBU Nomor 14227309 dan SPBU Nomor 14227349. Di dua SPBU itu, hampir setiap hari BBM langka.
"Setiap siang hari, pasti sudah terpasang plank pengumuman bahwa "SOLAR HABIS" atau "PERTALITE HABIS". BBM baru tersedia dijual pada malam hari. Dan, pada malam seperti itu, yang antri membeli BBM adalah mobil pickup yang membawa jirigen," jelas Abyadi Siregar.
Salah seorang warga Sibuhuan, Ahmad Rizki Hasibuan, membenarkan bahwa yang antri membeli BBM di SPBU setiap malam adalah mobil-mobil pickup yang membawa banyak jirigen untuk diisi BBM. "Sudah delapan bulan kondisi seperti ini kami rasakan," kata Rizki.
Dalam situasi seperti ini, akhirnya masyarakat terpaksa membeli BBM secara ketengan di pinggir jalan. "Harga minyak ketengan ini sangat mahal. Mulai dari Rp 13.000/liter hingga Rp 15.000 per liter. Harga ini tentu sangat terlalu mahal bagi kami masyarakat," kata Rizki.
Abyadi Siregar yang merupakan mantan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut dua periode itu menduga, kelangkaan BBM di SPBU di Kabupaten Palas tersebut, terjadi akibat permainan curang. Dan, Abyadi curiga permainan itu juga melibatkan oknum-oknum di Pertamina Regional-1.
"Kalau tidak melibatkan oknum-oknum Pertamina Regional-1, mana mungkin kondisi seperti itu terjadi hampir 8 bulan. Masa sih tidak ada monitoring pengawasan?," tegas Abyadi. (Red)
Karena itu, Abyadi Siregar berharap agar kasus kelangkaan BBM ini segera menjadi perhatian Dirut Pertamina. Sebab, dampaknya telah meresahkan masyarakat.
"Saya menduga, kasus seperti ini juga terjadi di beberapa Kabupaten kota di Sumut. Karena pengisian BBM ke jirigen-jirigen dalam jumlah banyak, juga sering terlihat di kawasan Kabukatem Tapanuli Utara (Taput)," kata Abyadi.(red)
Misteri Hilangnya Pria 27 Tahun di Batang Toru Berakhir Tragis, Polisi Lakukan Penyelidikan
News
Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan di Koto Sani Kabuiaten Solok
News
Pemko Medan, Pelindo dan DP World Siapkan Pembangunan SMP Negeri di Belawan
News
15.011 Rumah Dibedah di Sumut, Pemprov Dikejar Target Realisasi 2026
News
Ekonomi Sumut Tumbuh 5,06, Ketimpangan Antarwilayah Masih Jadi PR Bobby
News
Perangi Peredaran Narkoba, Polres Padangsidimpuan Gerebek Kawasan SilayangLayang, 4 Positif Narkotika
News
Medan sumut24.co Pemko Medan, Pelindo, bersama DP World menyiapkan pembangunan gedung sekolah menengah pertama (SMP) negeri baru di Belawa
kota
Medan sumut24.co Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan, Budi H Sormin menyampaikan ucapan selamat da
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kehadiran Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala di Kota Tanjungbalai diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan p
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mengikuti sosialisasi pelayanan clearance pejabat Badan Usaha Milik Daerah (B
News