Kunjungan Kedesa Binaan,Pekerja Rentan Desa Parapat Menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan
Kunjungan Kedesa Binaan,Pekerja Rentan Desa Parapat Menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan
News
Baca Juga:
- Bekali Warga Pelatihan Tanggap Darurat dan Evakuasi Diri saat Bencana, PLN UIP SBU Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana
- Bawa Sabu Seberat 240 Gram ke Medan, Polisi Sergap Seorang Penumpang Travel Medan - Aceh di Jalan Williem Iskandar
- 20 Warga Terima Bantuan Bedah Rumah Rp 600 Juta, Pemko Tanjungbalai Tekankan Tepat Sasaran
Kedatangan belasan masa yang datang mengaku dari Pemuda dan Mahasiswa Aktivis Sumatera Utara (Pena Sumut) ini, berencana akan melakukan aksi demonstrasi di kantor Kades Buntu Pane, datang mengendarai sepedamotor dan mobil pickup yang membawa soundsistem.
Namun, sebelum sampai di Kantor Desa Buntu Pane, ratusan warga Buntu Pane langsung melakukan aksi penghadangan dan pengusiran pada pendemo, karena tidak terima Kepala Desa (Kades) Buntu Pane,Manten Aperi Simbolon SH dituding melakukan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).
"Pergi kalian dari sini. Jangan kalian buat kegaduhan dengan memfitnah Kades kami. Desa kami ini sudah aman dan tenteram. Jangan kalian demo Kades kami. Kades kami orangnya amanah dan baik, " teriak Rudi salah seorang warga yang melakukan aksi pengusiran.
"Kalau kalian mendemo Kades kami. Kami ratusan warga Buntu Pane yang akan berhadapan dengan kalian. Tidak senang kami,Pak Manten kalian fitnah sebagai orang yang korupsi, " teriak Andri, warga Dusun I Buntu Pane.
Setelah mereka dihadang dan di hardik oleh ratusan warga, namun mahasiswa bertahan tidak mau pergi dari Desa. Melihat hal itu, warga langsung emosi dengan melempari belasan mahasiswa dan pemuda yang akan berdemo dengan telur busuk dan air mineral.
"Cepat pergi kalian dari sini. Kalau tidak,tak bisa pulang kalian dari sini. Jangan kalian pancing kemarahan kami. Ini desa kami yang kami cintai, jangan kalian kotori, " tegas warga sembari mengusir aktivis.
Kericuhan saling tarik dan dorong sempat terjadi antara warga dengan aktivis mahasiswa ditengah jalan. Beruntung, polisi yang sedari tadi mengawal aksi melakukan pengamanan,langsung sigap menyelamatkan mahasiswa dengan menyuruh mereka pergi.
Karena sudah ada amukan massa yang emosi dengan melihat kedatangan mereka, para aktivis mahasiswa langsung pergi belarian pergi meninggalkan desa Buntu Pane. Warga langsung berhenti mengejar pendemo, karena sudah pergi.
Terpisah, Kades Buntu Pane Manten Aperi Simbolon SH yang dikonfirmasi wartawa, Kamis (10/10) di lokasi, mengaku terkejut dengan aksi spontanitas warganya.
Pasalnya, warga desa Buntu Pane dan warga desa lainnya datang dengan sendirinya berdatangan ke kantor desa tanpa ada dikomandoi.
"Saya terkejut dengan aksi masyarakat desa Buntu Pane dan masyarakat 10 desa lainnya yang datang kesini. Mereka tidak ada saya panggil, tapi mereka datang sendiri.. Bahkan, warga datang dengan 10 orang Kades lainnya, untuk mendukung dan mensuport Saya, " kata Manten.
Warga yang datang ini, kata Manten, karena tidak senang dengan tudingan sejumlah mahasiswa yang menuduh saya korupsi, "kata Manten.
Pantauan wartawan dilokasi, melihat beberapa aktivis mahasiswa yang akan menggelar demo dikantor Desa Buntu Pane, di hadang dan di usir paksa oleh masyarakat setempat. Sempat terjadi kericuhan antara kedua belah pihak. Namun, dengan cepat diatasi oleh kepolisian dari Polres Asahan.
Dalam aksi itu, sempat terdengar ratusan warga berteriak "Hidup kotak kosong. Pilih kolom kosong", " teriak warga didepan sepuluh Kades dan Camat Buntu Pane serta polisi.(W02)
Kunjungan Kedesa Binaan,Pekerja Rentan Desa Parapat Menerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan
News
IKA FDK UIN SU MEDAN INGATKAN REKTOR TIDAK AMBIL KEBIJAKAN PARSIAL TERKAIT ALUMNI
News
150 Kg Sabu dari Aceh Gagal Masuk ke Sumut
News
Deli Serdang Raih Terbaik II PPD Nasional 2026
News
H. RUSLAN SH DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PEMBINA DPP LAMI
News
&lrmPendi Keling Sang Singa Sumatera, Tokoh Pemuda Medan yang Bertemu Soekarno dan Memimpin Pemuda Pancasila di Tengah Gejolak 1965&lrm
News
BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung 
News
JAKARTA, SUMUT24.CO Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mendorong generasi Z memiliki kesiapan yang lebih luas
News
Belawan sumut24.co Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral). Bukan sekadar berkumpul dan bersilaturahmi, Kodaeral I bersama pemerintah daer
News
ACEH TAMIANG SUMUT24.coPengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) kembali menyambangi tendatenda pengungsian korban banjir di K
Politik