Minggu, 01 November 2026

Mendagri Dorong Kementerian/Lembaga dan Pemda Semarakkan PON XXI Aceh-Sumut 2024

Administrator - Jumat, 30 Agustus 2024 19:59 WIB
Mendagri Dorong Kementerian/Lembaga dan Pemda Semarakkan PON XXI Aceh-Sumut 2024
Istimewa
Baca Juga:


Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorong kementerian/lembaga dan pemerintah daerah (Pemda) menyemarakkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang bakal digelar di Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Pesan itu disampaikan Mendagri pada Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan PON XXI Tahun 2024 yang berlangsung secara daring dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Jumat (30/8/2024).

Mendagri menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyukseskan pelaksanaan PON XXI. Pasalnya, kegiatan ini melibatkan banyak pihak seperti Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Pemda.

Kemendagri juga telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh provinsi untuk mendukung pelaksanaan PON XXI. Dirinya mendorong semua pihak dapat menyosialisasikan gelaran PON XXI kepada masyarakat luas. Ini penting dilakukan terlebih pembukaan PON XXI akan berlangsung pada 9 September 2024 di Provinsi Aceh dan acara penutupan di Provinsi Sumatera Utara pada 20 September 2024.

"Kita ingin mendengar kesiapan dari Provinsi Sumut dan Provinsi Aceh seperti apa kesiapan menjelang 9 hari lagi upacara pembukaan dan setelah itu bertanding, dan kira-kira kita bisa mengantisipasi apa yang masih kira-kira kurang atau diperlukan," ujarnya.

Di lain sisi, Mendagri menilai bahwa gelaran PON XXI dapat meredekan tensi politik menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2024. Melalui gelaran ini, masyarakat tidak terlalu larut dalam isu Pilkada lantaran disuguhkan dengan berbagai pertandingan dan hiburan, sehingga mencegah terjadinya konflik.

"Nah [PON] ini sistem pendingin sebetulnya, kegiatan mendinginkan bisa kegiatan olahraga, seni, budaya, UMKM dan aktivitas ekonomi serta kegiatan-kegiatan lain, nah kegiatan olahraga ini menjadi cooling sebetulnya untuk situasi politik," ujarnya.

Adapun rapat tersebut diikuti oleh perwakilan Kemenpora, Kementerian PUPR, Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh Safrizal ZA, Pj. Gubernur Sumut Agus Fatoni, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh dan Sumut, serta Panitia Besar (PB) PON XXI.


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sempat Digrebek Kodaeral l Belawan, Polda Sumut Enggan Berkomentar Soal Gudang Gas Oplos Terduga Milik Riko Kembali Beroperasi di Percut
Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun Mulai Rp2 Jutaan
Respon Cepat Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, 2 Pengedar Diamanakan Barak Dibakar
Air Rendam Pondok Zikir Thoriqat Ahli Syattariyah di Simpang Gambus, Diduga Dampak Luapan Hulu Sungai
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
Respon Cepat Sikapi Keluhan Masyarakat Anggota DPRD Medan Fraksi Nasdem Antonius Devolis Tumanggor Sosialisasikan Perda No. 3 Tahun 2025
komentar
beritaTerbaru