Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Baca Juga:
TAKENGON | SUMUT24.co
Sebagai bagian dari proyek strategis nasional (PSN) PLTA Peusangan 1 dan 2, PLN juga terus berupaya menuntaskan pembangunan Jembatan Atas Angin yang ada di Desa Sanehen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.
Bahkan jika tak ada halangan, jembatan tersebut rampung dan siap digunakan pada akhir Agustus 2024 mendatang.
Humas PLN UIP Sumbagut Khairul Zaman Nasution dalam relis Senin (29/7/2024) menjelaskan, Jembatan Atas Angin digunakan nantinya menjadi akses jalan yang baru bagi masyarakat sekitar. Di samping itu, lokasi ini juga berpotensi sebagai destinasi wisata, karena area reservoir biasanya menjadi danau buatan yang akhirnya akan menjadi objek wisata baru di daerah tersebut.
Dengan demikian, secara otomatis diharapkan kesejahteraan masyarakat sekitar danau baru akan meningkat karena akan tercipta objek wisata baru di Takengon. Selain bisa melihat nuansa keindahan alam yang jelas tergambar bagi siapa saja yg berkunjung ke sana, wisatawan juga menikmati kopi khas gayo.
"Nanti ya danau baru buatan akan tercipta dan juga dapat menjadi salah satu daya tarik wisata baru di Takengon," ungkap Manager UPP SBU 2 Nove Ardianto.
Terpisah, GM PLN UIP SBU Hening Kyat Pamungkas mengatakan bahwa Jembatan atas angin yang terletak di tengah-tengah danau buatan sebagai salah satu landmark baru untuk Kabupaten Aceh Tengah.
"Berikutnya akan berlanjut kita rasakan manfaat yang besar bagi Provinsi Aceh khususnya Aceh Tengah setelah nanti PLTA Peusangan 1 dan 2 ini beroperasi," tandasnya.
Lebih jauh Hening menjelaskan, pekerjaan Jembatan Atas Angin dimulai April 2020 dan Mei 2011 untuk PLTA Peusangan, yang diperkirakan selesai 30 Desember 2024 untuk PLTA Peusangan Unit 1. Peusangan 1 sendiri berkapasitas 45 MW dan Peusangan 2 berkapasitas 43 MW.
Ada beberapa manfaat dari PLTA Peusangan 1 dan 2, antara lain :1.Menggerakkan roda perekonomian. Meningkatkan mutu dan keandalan pasokan listrik di Kabupaten Aceh Tengah dan sekitarnya sehingga mendukung pengembangan potensi daerah.
2. Meningkatkan Pendapatan Daerah.
Potensi Retribusi penggunaan air untuk PLTA yang nilainya dapat mencapai Rp24 miliar/tahun ( annual production = 323,2 GWH). Asumsi pajak air permukaan (PAP) Rp75/kWH
3. Menumbuhkan Sektor Pariwisata .
Memunculkan potensi pariwisata baru berkaitan dengan keberadaan PLTA Peusangan seperti wisata edukasi dan lain-lain. (C04)
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota