Sabtu, 25 Mei 2024 WIB

Polres Madina Ungkap 1,5 Hektar Ladang Ganja di Tor Shite

Langkah Tegas AKBP Arie Paloh dalam Pemberantasan Narkoba
Amru Lubis - Rabu, 15 Mei 2024 19:40 WIB
Polres Madina Ungkap 1,5 Hektar Ladang Ganja di Tor Shite
Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Polres Madina sukses mengungkap ladang ganja seluas 1,5 hektar di Pegunungan Tor Shite, mengukuhkan langkah tegas mereka dalam memerangi peredaran narkoba. Dalam operasi yang dipimpin oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Madina, tanaman ganja siap panen ditemukan di dua lokasi berbeda di Desa Ranto Natas, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Sumatera Utara,pada Minggu (12/5/2024).

Sebagian tanaman ganja yang ditemukan telah dipanen di satu titik seluas 1 hektar, dengan perkiraan berat 500 kilogram. Sementara itu, di titik lainnya, tanaman ganja siap panen ditemukan dalam luasan kurang lebih 1/2 hektar, dengan berat sekitar 150 kilogram. Totalnya, 1.500 batang ganja dengan berat keseluruhan 650 kilogram berhasil diamankan dalam operasi ini.

Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh SH SIK, bersama Waka Polres Madina, Kompol Marluddin, menyatakan bahwa penemuan ladang ganja ini merupakan hasil dari penyelidikan yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Madina. Namun, hingga saat ini, tersangka masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

"Untuk tersangka saat ini masih dalam penyelidikan," kata Kapolres Madina dalam pres release di aula Tantya Sudhirajati, Rabu (15/5/2024).

Lebih lanjut, Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh menegaskan komitmen Polres Madina dalam memberantas ladang ganja secara berkelanjutan.

Beliau menyatakan bahwa upaya pemberantasan akan terus dilakukan sehingga ladang ganja di wilayah hukum Polres Madina dapat tereliminasi sepenuhnya.

"Seperti yang ditanyakan rekan media seolah-olah ladang ganja di Madina tidak ada habisnya. Polres Madina akan melakukan penindakan secara berkesinambungan dalam pemberantasannya," jelasnya.

Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh juga menambahkan bahwa penghargaan telah diberikan kepada personel yang berprestasi dalam pengungkapan berbagai kasus, termasuk penemuan mayat, narkoba, dan curanmor selama sebulan terakhir.

"Kasus penemuan mayat, narkoba dan curanmor yang berhasil diungkap sebulan ini, baik dari Polres maupun Polsek, kita berikan reward bagi personel berprestasi," ujarnya.

Sebagai informasi, Operasi Antik yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Madina mulai tanggal 1 hingga 12 Mei 2024, berhasil meraih kesuksesan dengan penangkapan 7 kasus narkoba yang melibatkan 7 tersangka laki-laki. Langkah-langkah tegas yang diambil oleh Polres Madina menunjukkan komitmennya dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.zal


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Amru Lubis
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru