Rabu, 19 Agustus 2026

Pemerintah Jokowi-JK Ganti Raskin dengan Voucher

Administrator - Kamis, 19 Mei 2016 07:48 WIB
Pemerintah Jokowi-JK Ganti Raskin dengan Voucher

JAKARTA | SUMUT24 Pemerintah Jokowi-JK berencana mengubah skema pemberian beras miskin (raskin) dengan sistem voucher pangan. Hal ini dinilai memberikan gizi yang lebih seimbang bagi masyarakat miskin di Tanah Air.

Baca Juga:

Pengamat Kebijakan Pertanian, Bustanul Arifin mengatakan, boleh saja pemerintah mengganti raskin dengan voucher, namun tujuannya harus satu yaitu bagaimana meningkatkan martabat orang miskin.

“Instrumennya bisa macam-macam termasuk pemberian voucher sebagai pengganti raskin, namun kalau tujuannya berbeda maka akan tidak baik nantinya,” katanya di Jakarta, Rabu (18/5).

Meski demikian, Bustanul mengingatkan agar pengawasan diperketat dengan mempertajam sasaran penerima.

“Boleh dicoba untuk beberapa untuk perkotaan sebagai pilot project, namun raskin jangan dihapus, nanti kita lihat, mana yang lebih efektif apakah raskin atau voucher,” kata dia.

Syafii Latuconsina, dari majelis Pemberdayaan Masyarakat PP Muhamadiyah mengatakan, raskin sebenarnya cukup bagus, tapi harus diperbaiki kualitas dan kuantitasnya.

Karena persyaratan yang ditetapkan Bulog, seperti kandungan broken beras yang maksimal 20 persen, masih susah dipenuhi oleh petani. (mer)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun
Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah
Melampaui Sekat Negara-Bangsa: Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
Momen Kebangsaan: Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
komentar
beritaTerbaru