PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Baca Juga:
Padang Aro | Sumut24
Sembako di posko bencana utama Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sudah habis dan hari ini dapur umum tidak memasak.
“Stok kami di posko utama sudah habis didistribusikan kepada korban bencana dan berdasarkan pengamatan lapangan kami memberikan bantuan berdasarkan skala prioritas khusus untuk kampung tarandam sudah bisa memasak di rumah sehingga bantuan sembako di prioritaskan ke Lubuk Ulang Aling yang belum tersentuh bantuan”, kata Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat DesaNagari Andri Gustova didampingi TKSK Reno, di Padang Aro, Minggu (15/12).
Dia mengatakan, sejak pertama bencana semua dinas sudah berkontribusi tetapi bencana terjadi beruntun dan masyarakat terdampak sangat banyak sehingga stok habis.
Saat ini katanya, digudang posko bencana yang tersisa hanya pakaian layak pakai selebihnya sudah habis.
Dia mengatakan, saat ini stok sembako digudang milik Dinas Sosial sudah habis dan sudah diminta lagi ke Provinsi dengan harapan Senin 16/12 sudah datang.
“Stok di gudang sudah habis dan kami sudah meminta tambahan beras serta sembako lainnya ke Provinsi maupun Bulog,” katanya.
Dia menjelaskan, pemerintah berencana membuka posko bencana di Lubuk Ulang Aling karena lokasinya terlalu jauh dari posko saat ini.
“Sekarang Kepala Dinas Sosial sedang di Lubuk Ulang Aling dan tidak bisa dihubungi, setelah pulang akan dibahas tentang pendirian posko disana,” ujarnya.
Untuk Lubuk Ulang Aling katanya, pada Sabtu sudah disalurkan berbagai bantuan dan pengantarannya dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman.
Berdasarkan data BPBD banjir yang melanda Solok Selatan sebanyak 1.655 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 5.571 orang terdampak yang tersebar di empat Kecamatan.
Warga yang paling banyak terdampak banjir berada di Kecamatan Sungai Pagu yaitu sebanyak 1.333 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 4.780 orang akibat luapan sungai Batang Suliti dan Batang Bangko.
Selanjutnya di Kecamatan Sangir Batang Hari sebanyak 310 kepala keluarga dengan 748 jiwa yang terdampak banjir akibat luapan sungai Batang Hari.
Seterusnya di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh sebanyak 12 kepala keluarga dengan 43 jiwa serta di Pauah Duo satu Balita hanyut.
Sedangkan untuk bangunan 1.505 rumah warga terendam banjir dimana satu unit rusak ringan dan 15 rusak berat. red
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
News
Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
News
Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara
kota
HUT RI ke81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba AntarOPD
kota
Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT Kami Siap Berkolaborasi
News
Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
kota
Wayang &ldquoAbiyasa Madeg Brahmana&rdquo Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM
kota
Spanduk &ldquoIrsyadi dan KroniKroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo Muncul di Simpang Surabaya
News
Medan sumut24.co Semangat dan semarak kemerdekaan Indonesia tahun ini turut hadir dalam perkembangan mobilitas masa depan. Di tengah momen
Ekbis