H. Ruslan: Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Baca Juga:
- H. Ruslan: Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
- Khidmat HUT ke-81 RI di SMP-SMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercita-cita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
- Emak-Emak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
Padang Aro | Sumut24
Sembako di posko bencana utama Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat sudah habis dan hari ini dapur umum tidak memasak.
“Stok kami di posko utama sudah habis didistribusikan kepada korban bencana dan berdasarkan pengamatan lapangan kami memberikan bantuan berdasarkan skala prioritas khusus untuk kampung tarandam sudah bisa memasak di rumah sehingga bantuan sembako di prioritaskan ke Lubuk Ulang Aling yang belum tersentuh bantuan”, kata Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat DesaNagari Andri Gustova didampingi TKSK Reno, di Padang Aro, Minggu (15/12).
Dia mengatakan, sejak pertama bencana semua dinas sudah berkontribusi tetapi bencana terjadi beruntun dan masyarakat terdampak sangat banyak sehingga stok habis.
Saat ini katanya, digudang posko bencana yang tersisa hanya pakaian layak pakai selebihnya sudah habis.
Dia mengatakan, saat ini stok sembako digudang milik Dinas Sosial sudah habis dan sudah diminta lagi ke Provinsi dengan harapan Senin 16/12 sudah datang.
“Stok di gudang sudah habis dan kami sudah meminta tambahan beras serta sembako lainnya ke Provinsi maupun Bulog,” katanya.
Dia menjelaskan, pemerintah berencana membuka posko bencana di Lubuk Ulang Aling karena lokasinya terlalu jauh dari posko saat ini.
“Sekarang Kepala Dinas Sosial sedang di Lubuk Ulang Aling dan tidak bisa dihubungi, setelah pulang akan dibahas tentang pendirian posko disana,” ujarnya.
Untuk Lubuk Ulang Aling katanya, pada Sabtu sudah disalurkan berbagai bantuan dan pengantarannya dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman.
Berdasarkan data BPBD banjir yang melanda Solok Selatan sebanyak 1.655 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 5.571 orang terdampak yang tersebar di empat Kecamatan.
Warga yang paling banyak terdampak banjir berada di Kecamatan Sungai Pagu yaitu sebanyak 1.333 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 4.780 orang akibat luapan sungai Batang Suliti dan Batang Bangko.
Selanjutnya di Kecamatan Sangir Batang Hari sebanyak 310 kepala keluarga dengan 748 jiwa yang terdampak banjir akibat luapan sungai Batang Hari.
Seterusnya di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh sebanyak 12 kepala keluarga dengan 43 jiwa serta di Pauah Duo satu Balita hanyut.
Sedangkan untuk bangunan 1.505 rumah warga terendam banjir dimana satu unit rusak ringan dan 15 rusak berat. red
H. Ruslan Momen 17 Agustus Tepat untuk Bangkitkan Kembali Cinta Tanah Air
kota
Khidmat HUT ke81 RI di SMPSMA Santo Thomas 3, Danton Paskibraka Darel Tamba Bercitacita Kibarkan Merah Putih di Istana Negara
kota
EmakEmak Gaul Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Teletabis, Serukan Indonesia Berdaulat dan Makmur
kota
Wali Kota Binjai Lantik Pengurus Solidaritas Pasar Hongkong Periode 2026&ndash2031
kota
Bakopam Sumut Gelar Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke81 di Dua Lokasi
kota
Semangat Kemerdekaan,BRI BO Sibuhuan Gelar Upacara HUT ke81 RI
kota
Semarak HUT RI ke81, Guru dan Jajaran TPI Medan Gelar Makan Bersama dan Lomba Kemerdekaan di Pantai Sri Mersing
kota
TANJUNG MORAWA Sumut24.coPT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 1 menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang T
Umum
sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tanjungbalai berlangsung me
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Sebanyak 638 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (TBA) menerima remisi umum
News