Rabu, 13 Mei 2026

Mahasiswa STIE KHEZ Muttaqien Purwakarta Audiensi Dengan Anggota DPRD Purwakarta

Administrator - Jumat, 29 November 2019 08:35 WIB
Mahasiswa STIE KHEZ Muttaqien Purwakarta Audiensi Dengan Anggota DPRD Purwakarta

 

Baca Juga:

PURWAKARTA I SUMUT24 Mahasiswa STIE KHEZ Muttaqien Purwakarta melakukan audiensi dengan anggota DPRD Purwakarta, Kamis (28/11/2019) sore.

Sekitar 110 mahasiswa yang didominasi mahasiswa semester 1 itu dipimpin langsung oleh H Patoni S.Pd, M.Pd, MM selaku Dosen pembimbing mata kuliah Kewarganearaan.

Menurutnya, audiensi dengan anggota dewan dimaksudkan agar para mahasiswa dapat mengetahui langsung tentang berbagai persoalan kepemudaan, baik secara umum maupun yang sedang hangat terjadi di tengah-tengah masyarakat.

“Secara kebetulan juga Yulian Irsyafri, SM dari Fraksi Golkar adalah alumni STIE KHEZ Muttaqien Purwakarta 2018, sehingga para mahasiswa dapat menimba pengalaman dari senior mereka, baik itu tentang demokrasi, hak azasi manusia, dan wawasan kebangsaan sebagaimana tertuang dalam mata kuliah kewarganegaraan, ” katanya.

Rombongan mahasiswa itu diterima oleh Ketua Komisi IV Said Ali Azmi (Fraksi Gerindra), Sekretaris Komisi IV Ir Moh Arief Kurniawan MM (Fraksi PKS), Muhsin Junaedi (Fraksi Berani), Zusyef Gunawan, SE (Fraksi Gerindra), Yulian Irsyafri, SM (Fraksi Golkar), dan Wakil Ketua Komisi II Dias Rukmana Praja, SE (Fraksi Golkar) di ruang rapat utama.

Ketua Komisi IV Said Ali Azmi menerangkan, bukan bermaksud membela siapa-siapa, tetapi memang telah terjadi kesalahpahaman atau miskomunikasi antara Sekpri Bupati dan Nata Sutisna, seorang pelajar yang mendapat beasiswa ke Tunisia pada saat hendak bertemu Bupati.

“Kebetulan Bupati saat itu pergi ke Subang, karena ada hajatan pernikahan keponakan suaminya, Dedi Mulyadi. Namun, Nata akhirnya dapat dibantu biaya keberangkatnnya ke Tunisia, antara lain dengan patungan anggota DPRD,” katanya.

Apa yang disampaikan Said sebagai jawaban atas pertanyaan seorang mahasiswa, karena pemerintah daerah seakan kurang peduli terhadap nasib Nata Sutisna. “Padahal, dia tergolong pelajar berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi IV Moh. Arief Kurniawan secara garis besar memberikan bekal kepada para mahasiswa, agar banyak bergaul dan bersosialisasi, selalu aktif dan kreatif dalam berorganisasi apapun. Pasalnya, dengan organisasi itu, akan mampu memberikan banyak manfaat kepada mahasiswa selepas kuliah.

“Jangan terlalu mengejar kepintaran, tapi kejarlah kebisaan. Dengan demikian, mahasiswa akan memiliki karakter, yang nantinya akan dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja,” katanya.

Para mahasiswa STIE Muttaqien itu mendapat informasi tentang fungsi dan peran anggota dewan, yakni fungsi anggaran, pengawasan, dan legislasi.

Selain itu, para mahasiswa juga banyak mendapatkan pesan moral dari Muhsin Junaedi, Yulian Irsyafri dan Zusyef Gunawan, bahwa pada hakikatnya mahasiswa atau pemuda selain sebagai generasi penerus bangsa, juga sebagai agen perubahan dan agen sosial.(rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Kanwil DJKN Sumut dan Kejati Sumut Jalin Kerja Sama Percepatan Pemulihan Aset Negara
Kejaksaan Setorkan Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
Garuda Indonesia Medan Audiensi dan Silaturahmi dengan Kajati Sumut
Hak Jawab: Agincourt Resources Tegaskan Pengelolaan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Dilaksanakan secara Bertanggung Jawab
Hak Jawab: PTAR Tegaskan Pengelolaan Lahan Ramba Joring Dilakukan Sesuai Ketentuan Hukum
Gawat ! Pecatan Tentara Ditangkap Jadi Bandar Narkoba
komentar
beritaTerbaru