Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
kota
Lambatnya Kejaksaan Agung menangani kasus penggelapan pajak PT Asian Agri membuat masyarakat curiga kalau ada kongkalingkong antara perusahaan itu dengan Kejaksaan Agung.
Baca Juga:
“Sejak lama saya prihatin dengan pola-pola yang dilakukan oknum aparat penegak hukum yang ada di republik ini. Dalam menuntaskan kasua hukum kerap terjadi tebang pilih,” kata Anggota Komisi III DPR, Raden Muhammad Syafi’i kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/9).
Menurut politisi Partai Gerindra ini, dengan adanya oknum aparat penegak hukum yang tebang pilih maka menunjukan aparat maju tak gentar membela yang bayar.
Dia meyakini dalam kasus ini ada melibatkan oknum aparat. Sehingga kasus penggelapan pajak PT Asian Agri itu berjalan lamban dan tidak ada eksekusi terhadap terdakwa yang telah dinyatakan bersalah.
“Aparat kita bukan tidak sanggup karena penuh dengan permainan dalam kasus ini. Kami berharap KPK dapat mengambil alih kasus penggelapan pajak Asian Agri ini,” tegas Syafi’i.
Dia melanjutkan, dengan adanya oknum aparat yang tebang pilih dalam penindakan maka terlihat pemerintah sangat lemah dalam penegakan hukum.
Sebelumnya, Jaksa Agung M Prasetyo mengemukakan kejaksaan tak pernah menghentikan penuntutan kasus pajak Asian Agri. Menurutnya, perkara skandal pajak tersebut masih dilanjutkan JAM Pidsus Kejagung. “Tidak benar perkaranya dihentikan,” sergahnya.
Berdasarkan laporan audit investigasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), terdapat empat modus pengemplangan pajak yang dilakukan Asian Agri.
Pertama, dengan memperbesar harga pokok penjualan barang dari harga yang sebenarnya.
Kedua, dilakukan dengan menjual produk kepada perusahaan afiliasi mereka di luar negeri dengan harga yang sangat rendah.
Ketiga, membuat catatan pemasukan management fee dan kegiatan jasa konsultan yang dimasukkan dalam biaya. Padahal setelah diteliti, pekerĂ‚Âjaannya tidak ada.
Keempat, dilakukan dengan membebankan biaya ke dalam keuangan, dan perhitungan laba rugi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. (int)
Walikota menghadiri Sispam kota Pematangsiantar yang di gelar oleh Polres
kota
2 Bulan Buron Polsek Medan Area Tangkap 3 Maling AC
kota
3 Tahun Buron, Acong Akhirnya Dibekuk! Polisi Ungkap Brutalnya Pengeroyokan di Padangsidimpuan
kota
Wakapolda Sumut Disambut Hangat di Paluta, Bupati Reski Basyah Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
kota
DPP KAMTIBMAS Indonesia Apresiasi Polda Sumut Bentuk Polres Padang Lawas Utara di Gunung Tua
kota
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan mempercep
kota
sumut24.co SergaiWakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya meninjau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Budidaya Ikan Air Payau dan Laut
kota
Revitalisasi Stadion Teladan Dikebut, Isu Dugaan &ldquoPengkondisian Proyek&rdquo Muncul
kota
KIMAK Sumut Minta FPMAK Cerdas Menerima Informasi Jangan Asal Tuding Yayasan Atifa Maju Mandiri Langgar Juknis dan Juklak!
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar Evaluasi Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum Batch 2 yang diikuti 2.100 pese
News