Melampaui Sekat Negara-Bangsa: Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
Melampaui Sekat NegaraBangsa Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
kota
MEDAN | SUMUT24 Dua dari sepuluh jenazah korban kapal tenggelam di perairan Johor Malaysia menuju Batam tanggal 23 Juli kemarin, tiba di KNIA dengan menggunakan pesawat Malaysia Air Lines Mh 860.
Baca Juga:
Kedatangan jenazah Trisha Manulang (23) warga Jalan Sei Mati, Medan dan Fatimah penduduk Tebing Tinggi, molor dua jam dari jadwal kedatangannya.
Pantauan, saat peti jenazah diturunkan dari pesawat, langsung disambut isak tangis pihak keluarga yang telah menunggu. Tidak menunggu lama, jenazah langsung dibawa ke rumah duka, Jalan Sei Mati Kecamtan Medan Labuhan.
Sementara, pihak BNP3 TKI Sumatera Utara, Syahrum mengatakan jika mereka memfasilitasi kepulangan jenazah TKI korban kapal tenggelam. “Hari ini ada dua jenazah yang dipulangkan,” ujar Syahrum, Rabu (27/7)
Insiden tenggelamnya kapal bermula ketika mesin kapal tidak berfungsi pada pukul 23.00, Wib Sabtu 23/07/2016, sesaat kemudian kapal dihempas gelombang laut lalu tenggelam.(fmc)
Melampaui Sekat NegaraBangsa Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal
kota
PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa
kota
Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
News
Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai
News
Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara
kota
HUT RI ke81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba AntarOPD
kota
Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT Kami Siap Berkolaborasi
News
Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT
kota
Wayang &ldquoAbiyasa Madeg Brahmana&rdquo Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM
kota
Spanduk &ldquoIrsyadi dan KroniKroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo Muncul di Simpang Surabaya
News