Jumat, 02 Oktober 2026

MUI Sumut Ajak Umat Galakkan Permainan Rakyat di Halaman Masjid

Administrator - Rabu, 14 Oktober 2020 10:56 WIB
MUI Sumut Ajak Umat Galakkan Permainan Rakyat di Halaman Masjid

Medan I Sumut24.co Pelestarian permainan tradisional merupakan tanggungjawab bersama. Apalagi menggalakkan warisan Nusantara merupakan salahsatu upaya membentuk kembali karakter bangsa. Demikian disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumut Prof Dr H Abdullah Syah MA saat menerima kunjungan pengurus Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Sumut, Rabu (14/10/2020) di Kantor MUI Sumut. Menurut Prof Abdullah Syah, permainan rakyat seperti egrang dan terompah sangat penting hadir kembali di lingkup masyarakat. Bukan hanya sebagai penghempang pengaruh negatif dari gadget dan teknologi, tetapi juga menghambat paham radikalisme masuk di lingkup masyarakat terkhusus Sumatera Utara. “Terimakasih kepada KPKOTI yang sudah menjalin silaturahmi ke sini dan menggalakkan pelestarian permainan rakyat. Ini merupakan kebanggan bagi Sumatera Utara karena anak-anak muda peduli dengan karakter bangsa,” ungkap Prof Abdullah Syah didampingi Ketua Komisi Pemuda dan Budaya, H Asmuni. Prof Abdullah Syah juga setuju dengan usulan KPOTI Sumut agar permainan rakyat juga digalakkan di ruang lingkup rumah ibadah khususnya halaman masjid. “Sewaktu masih bugar dulu saya sendiri usai Shalat Subuh selalu lari-lari kecil untuk menjaga stamina tubuh,” tambah Prof Abdullah. Pengurus MUI Sumut juga menegaskan dukung penuh program-program KPOTI Sumut dalam upaya membentuk karakter bangsa melalui pelestarian permainan rakyat dan olahraga tradisional. “Supaya agar segera direalisasikan,” tukas Prof Abdullah. Hadir dalam kunjungan itu pengurus KPOTI Sumut di antaranya Ketua Agustin Sastrwan Harahap, Wakil Sekretaris Fahri dan sejumlah pengurus lainnya. Agustin Sastrawan mengungkapkan, silaturahmi ini sekaligus ingin membangun sinergi dan berbagi pandangan mengenai implementasi fasilitas permainan tradisional di halaman masjid/ musholla/madrasah. “Oleh dasar ini KPOTI Sumatera Utara bersama MUI, Tokoh agama, Ketua BKM ingin menghempaskan pengaruh gadget dengan asupan spiritual seperti pemahaman agama di masjid, atau madrasah dan memberikan hak bermain kepada anak dengan permainan tradisional,” kata Agustin.

Baca Juga:

Dengan implementasi itu, ssambung Dosen Unimed tersebut, hak anak untuk bermain dapat diberikan kemudian dekat dengan masjid sebagai pusat peradaban Islam. “Kami juga mengapresiasi MUI Sumut yang menyambut kami dengan hangat dan penuh pesan moral yang sangat berguna bagi generasi bangsa,” tukas Agustin.(rel)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Putra Terbaik Sumut Naik Pangkat: JMN Sebut Kolonel Inf Jon Young Saragih Layak Menuju Jenderal
FKN Sumut Rajut Persaudaraan Lintas Suku dan Agama, 23 Paguyuban Hadir di Istana Maimun
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, PLN UIP SBU Teguhkan Semangat Persatuan Dan Gotong Royong Untuk Membangun Negeri
PTPN IV Regional 2 Bantu Renovasi Tribun Lapangan Dobana Serbelawan Senilai Rp345 Juta, Dorong Generasi Muda Hindari Narkoba
Bongkar Modus Judi Online, Ditressiber Polda Sumut Ungkap Peran SEO hingga Pengelola Situs
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Jaringan Judi Online, Dua Orang Jadi Tersangka
komentar
beritaTerbaru