Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir
Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir
News
MARELAN | SUMUT24
Baca Juga:
Pasar Tradisional Marelan jorok, kumuh dan seperti kubangan kerbau, hal itu terbukti dalam pantauan awak Media Sumut24 dilokasi. Senin (7/9/2020), pagi sekitar pukul 08.00 Wib.
Kubangan ini yang berada di dalam pasar tradisional Marelan yang juga aset Pemko Medan yang di kelola PD Pasar Kota Medan, terkesan diabaikan.
Pedagang yang berada di pelataran halaman parkir pasar Marelan yang di dominasi oleh pedagang buah sangat menyesalkan tidak tanggapnya pengelola pasar dalam hal ini kepala pasar Marelan menyikapi kondisi tergenangnya dan seperti kolam di dalam pasar Marelan.
Walau belum resmi sebagai pedagang, karena tempat yang tidak cukup dan segudang permasalahan mulai dari belum keluarnya sebahagian besar surat berjualan pedagang dan yang lainnya menambah total permasalahan yang sangat kompleks di pasar Marelan.
Pedagang meski ada yang tidak resmi, (pedagang buah dan sayuran) namun mereka membayar restribusi harian yang di kutip oleh pengelola pasar, namun tidak sekalipun pengelola membenahi pasar, terlihat di dalam gambar yang di dokumentasikan hari ini.
“Kolam yang ada di pasar Marelan sekali tidak menjadi perhatian pengelola pasar (kepala pasar), ini artinya terjadi pembiaran pembiaran yang akhirnya merusak tatanan pasar sehingga menjadi kumuh dan kotor,” ujar Pedagang di Pasar Tradisional Marelan yang enggan menyebutkan namanya kepada awak Media.
Di mintakan kepada Direksi PD Pasar yang di tunjuk pelaksana tugas Walikota Medan, untuk segera mengevaluasi dan mencopot kepala pasar yang di anggap tak mampu bekerja dalam menciptakan pasar yang bersih dan nyaman.
“Ini aset pemerintah kota medan yang berasal dari uang rakyat, bila tak mampu dan tidak mempunyai kemampuan dalam mengelola pasar, maka jalan satu satunya ya mengundurkan diri,” cetus para pedagang.
DPRD Kota Medan, komisi 3 hendaknya melakukan pengawasan terkait kotor dan kumuhnya aset yang di kelola PD Pasar Kota Medan.
“Karena saat ini pedagang di pasar marelan sangat marah dengan kondisi yang ada, tidak ada perbaikan untuk menuju pasar yang lebih baik, bersih dan nyaman, baik untuk pedagang maupun konsumen,” tegasnya.
Terpisah. Kepala Cabang Pasar Marelan Mahyudin ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppny terkait hal tersebut membenarkan lokasi pasar Marelan rusak dan berlubang serta mengakui adanya pengutipan kepada pedagang.
“Memang benar jalan nya rusak, tapi tadi baru saja ditimbun, dan saya akui memamg ada pengutipan itu untuk uang kebersihan,” terangnya singkat.(Dra)
Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Pr
News
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
News
Bupati Solok Hadiri Pembukaan PORPROV KeXVI Sumbar Tahun 2026
News
Untuk Meringankan Beban Korban Bencana Galodo di Arosuka Pertamina Salurkan Bantuan.
News
Bundo Kanduang Kabupaten Solok Salurkan Bantuan Untuk Beban Korban Galodo di Arosuka.
News
Rapat Perdana PW MABMI Sumut 2026&ndash2031, OK Ibnu Affan Tegaskan Penguatan Marwah Adat dan Budaya Melayu
News
JAKARTA Kepengurusan baru Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) langsung menghadapi dua agenda besar. Santri Championship pada 2831
Sport
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup rangkaian Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Ka
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menemui Wakil menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus,
News