Sabtu, 03 Oktober 2026

Koalisi Partai Demokrat dan PKS Usung Akhyar Nasution di Pilkada Medan

Administrator - Selasa, 14 Juli 2020 14:44 WIB
Koalisi Partai Demokrat dan PKS Usung Akhyar Nasution di Pilkada Medan

 

Baca Juga:

Medan|SUMUT24 Hampir dipastikan Akhyar akan memperoleh tiket bertarung di Pilkada Medan, meski tanpa dukungan PDIP. Setelah Akhyar Nasution mendapat rekomendasi dari Partai Demokrat dan sepakatnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution maju di kontestasi Pilkada Medan 2020 .

Koalisi Partai Demokrat yang memiliki 4 kursi di DPRD Medan dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memiliki 7 kursi di DPRD Medan, cukup syarat untuk bisa mengusung pasangan calon Wali Kota Medan.

Ketua DPW PKS Sumut, Hariyanto, menjelaskan, perihal nomor dua atau pendamping Akhyar nantinya adalah kewenangan pengurus ditingkat DPP.

“Soal 7 kursi jadi nomor 2 itu keputusan di DPP , bukan kami memutuskan. Kami memberikan masukan, DPP yang mutuskan,” ujar Hariyanto, Selasa (14/7).

“Proses pilkada di PKS, diawali komunikasi di tingkat daerah, ditingkat wilayah dan ketika ditemukan kesepahaman maka akan dilanjutkan ke tingkat pusat,” paparnya.

Anggota DPRD Sumut ini mengatakan, Akhyar Nasution merupakan salah satu aset di Kota Medan dan pemimpin yang baik. Sehingga layak untuk diperjuangkan.

Sementara Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain, mengatakan pihaknya sudah memberikan rekomendasi kepada Akhyar Nasution untuk menjadi calon Walikota Medan di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Dalam rekomendasi tersebut, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut itu menyebutkan, Partai Demokrat juga memberikan kebebasan kepada Akhyar untuk mencari partai lain membentuk koalisi dan calon pasangannya.

“Partai Demokrat memberikan surat rekomendasi kepada Akhyar . Karena Demokrat juga belum cukup untuk mengusung sendiri. Akhyar harus mencari partai lainnya yang bisa bersama dengan dia, termasuk wakilnya”, sebut Herri.

Herri menambahkan , yang dilakukan Partai Demokrat terhadap Akhyar merupakan hal yang wajar. Sebab, Partai Demokrat ingin Pilkada Medan tidak ada peristiwa melawan kotak kosong.

“Wajar kalau Pak Akhyar meminta dukungan agar nanti ada dinamika politik, di Pilkada Medan ini tidak ada kotak kosong. Jadi dengan ada kontes, hasrat politik masyarakat jadi tersalurkan. Siapapun yang menang, kita harus dukung ke depannya,” sebut mantan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan itu.

Dis sisi lain Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, mengatakan dalam pertemuannya telah terjadi kesepahaman bersama dalam menghadapi agenda Pilkada.

“Rencananya kita akan bersama-sama dan hasil ini akan diteruskan ke DPP masing-masing, Insya Allah kita akan berjalan bersama -sama (koalisi),” paparnya.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Rapidin Simbolon Serahkan Benih Jagung kepada 170 Kepala Keluarga Petani Urat Samosir
Terima Tim Verval Sumut, Wali Kota Tanjungbalai Usulkan Kampung Kreatif SEJALAN
Polda Sumut Ungkap Tiga Kasus Narkoba, Sita 244 Kg Sabu
Bupati Solok Hadiri Pembukaan PORPROV Ke-XVI Sumbar Tahun 2026
Untuk Meringankan Beban Korban Bencana Galodo di Arosuka Pertamina Salurkan Bantuan.
Bundo Kanduang Kabupaten Solok Salurkan Bantuan Untuk Beban Korban Galodo di Arosuka.
komentar
beritaTerbaru