Selasa, 28 Juli 2026

Dirlantas Polda Sumut, Lalin di Kota Medan Unik Bisa Nyicil

Administrator - Rabu, 24 Juni 2020 11:14 WIB
Dirlantas Polda Sumut, Lalin di Kota Medan Unik Bisa Nyicil
MEDAN | SUMUT24.co Lalulintas di Kota Medan ini unik, karena ada sistem nyicil yang dibuat oleh pengendara sepeda motor yang ada di kota terbesar ketiga di Indonesia. Hal itu, dilontarkan Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Wibowo saat pertemuan dengan wartawan di satu restoran yang ada di Kota Medan, Rabu (24/06/2020). Jadi, akunya, dirinya sudah mengetahui kalau di Kota Medan itu, ada sistem nyicil di jalanan yang memang sengaja dibuat oleh para pengendara, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat. “Sistem nyicil itu, saat lampu merah, ada saja motor ataupun mobil yang melanggar lampu merah saat dilihatnya jalanan kosong. Ini, sudah lama saya tahu, karena saya juga bisa dibilang orang Medan,” katanya. Begitupun, perdana yang akan ia lakukan sebagai orang nomor satu di Ditlantas Polda Sumut akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengubah mindset para pengendara agar lalulintas di Sumut khususnya Kota Medan bisa semakin baik lagi. “Kita juga akan melirik jalur tikus di daerah wisata yang apabila acapkali terjadi kemacetan saat weekend tiba,” ujarnya. Apalagi sekarang ada tatanan new normal, maka anak sekolah yang memang belajar dari virtual dan para pekerja yang work from home, pasti sudah merasa jenuh dan lebih Memilih untuk pergi berlibur ke tempat wisata seperti Brastagi dan Danau Toba. “Kita akan fokuskan melakukan pengaturan di jalur wisata. Karena kemungkinan besar yang terjadi kepadatan volume kendaraan di jalur wisata,” katanya. Karena, akunya, dimana pun berada yang namanya lalulintas, pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dengan perkembangan ruas jalan. “Itu makanya kita akan kerja ekstra untuk meminimalisir kemacetan di wilayah hukum kita,” ujarnya. Ia juga menyatakan dalam waktu dekat selain meningkatkan kedisiplinan masyarakat untuk lebih tinggi terhadap lalulintas, pihaknya juga akan mengantisipasi penurunan tingkat kecelakaan. “Kita juga fokus pembenahan di dalam dan apapun ceritanya, lalulintas tetap yang utama. Kita tetap akan tertibkan demi kelancaran berlalulintas,” ungkapnya. Pria dengan melatih tiga dipundaknya ini pun menyatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan melakukan sistem buka tutup untuk mengurai kepadatan volume kendaraan. “Bisa saja kita berhentikan kendaraan di mana lampu lalulintas menunjukkan warna hijau dan menjalankan pengendara yang sedang lampu merah kalau volume kendaraan di lampu merah sudah mengular. Intinya, bagaimana caranya agar masyarakat tetap bisa berjalan meskipun mengalami kepadatan,” terangnya. Intinya, dirinya akan melakukan apapun yang bisa membuat arus lalulintas di Sumut khususnya Kota Medan menjadi semakin baik.(W05)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PATEN!! SATLAP TRI CAKTI DAN SATGAS GABUNGAN GAGALKAN PERDAGANGAN BIJIH TIMAH KERING & "PERDANA" UNTUK BALOK TIMAH ILEGAL DI PELABUHAN PELINDO, BELITU
2.000 Hafiz-Hafizah PTAC Labura Gelar Munajat Kebangsaan, Doakan Wakil Jaksa Agung RI Prof. Asep Nana Mulyana
Bupati Asahan Buka Turnamen Sepak Bola Kemerdekaan ke-81, Perebutkan Piala Dandim 0208/Asahan Jadi Simbol Persatuan Lewat Olahraga
Pemkab Asahan Tambah Titik Layanan Kependudukan, Warga Aek Kuasan Tak Perlu Lagi Jauh ke Kisaran
Satresnarkoba Polrestabes Medan Sikat Bandar Narkoba Antar Provinsi yang Manfaatkan Jasa Ekspedisi
Lengkapi Mobilitas Kota Medan, Bluebird Prime Hadirkan Pengalaman "Next-Level Comfort"
komentar
beritaTerbaru