Satresnarkoba Polrestabes Medan Sikat Bandar Narkoba Antar Provinsi yang Manfaatkan Jasa Ekspedisi
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
Komisi II Beri Waktu 2 Bulan Normalisasi Parit PT KIM
Baca Juga:
Medan|SUMUT24
Ketua Komisi II DPRD Medan Aulia Rahman memberikan waktu 2 bulan kepada PT KIM untuk mengatasi banjir, akibat air limbah yang berasal dari PT KIM.
“Kami memberi waktu 2 bulan untuk normalisasi parit yang mengalir ke rumah penduduk, jika tidak ada normalisasi maka akan ditutup parit tersebut, ” tandas Aulia saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT KIM dan Formalin-B, Selasa, (25/2).
“Tolong hargai masyarakat, kenapa sampai saat ini tidak ada penyelesaian, artinya PT KIM tidak becus melakukan pengawasan air limbah yang mengalir ke rumah penduduk padahal sudah ada kesepakatan antara KIM dengan masyarakat,” tandas Aulia.
Menurutnya, pembagian nasi bungkus kepada masyarakat disaat banjir sebaiknya dialihkan untuk pembuatan sumur resapan air , jika memang perlu memakai dana CSR. Karena dalam setahun sudah 2 kali banjir yang dampaknya sawah masyarakat dialiri air limbah, sehingga padi menjadi mati.
Ilmi Abdullah Dir. Operasi dan Pengembangan PT KIM mengatakan, KIM hanya perlintasan, dimana air yang berasal dari berbagai kawasan masuk ke KIM 100 persen, tapi yang keluar hanya 30 persen, sehingga air menjadi tergenang.
PT KIM sudah berupaya, walau belum sempurna, karena masih sebatas koordinasi. Bukan hal mudah untuk mengatasi banjir di kawasan KIM.
“Kami tidak bisa mengambil langkah sendiri, karena harus koordinas dengan Pemprov, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang. KIM sudah termasuk master plan. Pemberian nasi kepada masyarakat semata untuk empati saja saat banjir. Sementara anggota DPRD Medan H. Surianto SH dalam rapat tersebut, minta solusi atas komitment pihak KIM dalam mengatasi banjir. Jika tidak ada solusi agar ditembok saja parit yang mengalir dari KIM ke masyarakat.
Heri Bolon mewakili Forum anti limbah dan banjir ( Formalin-B)tokoh masyarakat dari kelurahan Tangkahan Kec. Kec. Medan Labuhan mengatakan, pemasangan dinding parit kanal sudah runtuh akibat banjir. Apa kebijakan yang akan diambil, agar air limbah yang baunya luar biasa menjadikan masyarakat Tangkahan terkena imbasnya.
Isi kesepakatan, membuang limbah yang sesuai aturan pemerintah, dalam 60 hari belum ada pembentengan perbaiki dinding yang rusak dengan tidak mengabaikan pendalaman. (R02)
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang jadi gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Med
Hukum
sumut24.co MedanSebagai salah satu metropolitan terbesar di Indonesia yang terus berkembang pesat, Medan memiliki ritme mobilitas yang sang
Ekbis
2.000 Bungkus Vape Getar asal Malaysia Gagal Beredar di Medan
kota
Begal Sadis Bacok Korban 8 Kali, Rampas Uang Rp.900 Ribu
kota
Medan Sumut24.coGubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Sumatera Utara untuk terus menj
Politik
Tim Sembilan Kejaksaan Agung Panggil 9 Saksi Terkait Tiga Perkara TPPU Tersangka FA, Enam Mangkir
kota
Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau
kota
Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy
News
Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri
Hukum
Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang
Hukum