Pimpin Apel Terakhir, Walman Girsang Pamit Jelang Purna Tugas dari Pemko Tanjungbalai
sumut24.co TANJUNGBALAI , Suasana haru terasa di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai saat apel pagi, Senin (25/5/2026).Pasalnya, apel ter
News
Komisi II Beri Waktu 2 Bulan Normalisasi Parit PT KIM
Baca Juga:
Medan|SUMUT24
Ketua Komisi II DPRD Medan Aulia Rahman memberikan waktu 2 bulan kepada PT KIM untuk mengatasi banjir, akibat air limbah yang berasal dari PT KIM.
“Kami memberi waktu 2 bulan untuk normalisasi parit yang mengalir ke rumah penduduk, jika tidak ada normalisasi maka akan ditutup parit tersebut, ” tandas Aulia saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT KIM dan Formalin-B, Selasa, (25/2).
“Tolong hargai masyarakat, kenapa sampai saat ini tidak ada penyelesaian, artinya PT KIM tidak becus melakukan pengawasan air limbah yang mengalir ke rumah penduduk padahal sudah ada kesepakatan antara KIM dengan masyarakat,” tandas Aulia.
Menurutnya, pembagian nasi bungkus kepada masyarakat disaat banjir sebaiknya dialihkan untuk pembuatan sumur resapan air , jika memang perlu memakai dana CSR. Karena dalam setahun sudah 2 kali banjir yang dampaknya sawah masyarakat dialiri air limbah, sehingga padi menjadi mati.
Ilmi Abdullah Dir. Operasi dan Pengembangan PT KIM mengatakan, KIM hanya perlintasan, dimana air yang berasal dari berbagai kawasan masuk ke KIM 100 persen, tapi yang keluar hanya 30 persen, sehingga air menjadi tergenang.
PT KIM sudah berupaya, walau belum sempurna, karena masih sebatas koordinasi. Bukan hal mudah untuk mengatasi banjir di kawasan KIM.
“Kami tidak bisa mengambil langkah sendiri, karena harus koordinas dengan Pemprov, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang. KIM sudah termasuk master plan. Pemberian nasi kepada masyarakat semata untuk empati saja saat banjir. Sementara anggota DPRD Medan H. Surianto SH dalam rapat tersebut, minta solusi atas komitment pihak KIM dalam mengatasi banjir. Jika tidak ada solusi agar ditembok saja parit yang mengalir dari KIM ke masyarakat.
Heri Bolon mewakili Forum anti limbah dan banjir ( Formalin-B)tokoh masyarakat dari kelurahan Tangkahan Kec. Kec. Medan Labuhan mengatakan, pemasangan dinding parit kanal sudah runtuh akibat banjir. Apa kebijakan yang akan diambil, agar air limbah yang baunya luar biasa menjadikan masyarakat Tangkahan terkena imbasnya.
Isi kesepakatan, membuang limbah yang sesuai aturan pemerintah, dalam 60 hari belum ada pembentengan perbaiki dinding yang rusak dengan tidak mengabaikan pendalaman. (R02)
sumut24.co TANJUNGBALAI , Suasana haru terasa di halaman Kantor Wali Kota Tanjungbalai saat apel pagi, Senin (25/5/2026).Pasalnya, apel ter
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Muhammad Fadly Abdina bersama masyarakat mengikuti kegiatan Car Free Day (CFD) di
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai mulai mengimplementasikan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 te
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip menggelar rapat koordinasi bersama camat dan lur
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menerima 3.150 calon mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) t.a 20
kota
Menyimpan Sabu, Seorang Pria Diamankan Polsek Pantai Labu
kota
sumut24.co BINJAI, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui program Srikandi Movement kembali menunj
News
Hendak Lari, Polsek Pantai Labu Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
kota
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, menerima audiensi dari Forum Wartawan Kejaksaan (FORWAKA) Kabupaten As
News
Ketua TP PKK Kota menerima audiensi DPC PWKI Kota Pematangsiantar
kota