Medan I SUMUT24.CO
Satu batang pohon Akasia yang tingginya mencapai 3 meter, diperkirakan berumur puluhan tahun dan kondisi batangnnya sudah membusuk bahkan sudah berlumut, serta ditumbuhi benalu, mau tumbang di pinggir Jalan Sei Serayu No.81 Medan. Hingga Rabu (3/7) tak juga ditebang oleh petugas yang mengurus pohon di Pemko Medan.
Baca Juga:
Menurut warga setempat Mamak Edu yang berkebetulan rumah orangtuanya persis di depan pohon yang mau tumbang tersebut sudah lama melaporkan persoalan ini ke Pemko Medan. Sayangnya, ujar Mamak Edu, laporannya tersebut tak digubris. Bahkan hingga saat ini pohon Akasia yang mau tumbang itu hingga tertahan di salah satu bangunan kios milik warga, kondisinya sewaktu-waktu bisa membahayakan dan mengancam nyawa warga setempat maupun orang yang melintas di lokasi tersebut.
“Pohon Akasia yang sudah tua dan mau tumbang serta bagian bawahnya sudah membusuk tersebut sudah lama terjadi. Bahkan kami sudah beberapa kali melaporkannya melalui Kepling, pihak kelurahan dan kecamatan hingga Pemko Medan. Tapi sampai saat ini, pohon Akasia tersebut belum juga ditebang atau dipotong. Kami sangat berharap Pemko Medan melaluli Dinas Kebersihan dan Pertamanan secepatnya memotong pohon Akasia ini. Dan ini sangat membahayakan semua pihak,” keluh Mamak Edu yang mengaku juga pernah menjadi ASN di Dinas PU Kota Medan ini.
Masih sebut Mamak Edu, pernah ada petugas yang datang ke lokasi dan melihat langsung pohon Akasia yang sudah miring dan mau tumbang itu. Sayangnya petugas tak kunjung mau memotong pohon itu.
“Tanggal 3 Mei lalu, ada petugas yang datang dan sudah mengukur pohon Akasia itu dengan ketinggian 3 meter. Kami sudah bermohon agar pohon tersebut segera dipotong saja karena sangat membahayan, tapi petugas pergi berlalu dan enggan melakukan pemotongan,” ujar Edu lagi seraya meminta Pemko Medan secepatnya membersihkan dan menebang pohon yang sudah miring dan mau tumbang tersebut. (R03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News