Senin, 25 Mei 2026

Ribuan Umat MNSBDI Gelar Doa Bersama Untuk Kerukunan Bangsa

Administrator - Sabtu, 27 Oktober 2018 06:07 WIB
Ribuan Umat MNSBDI Gelar Doa Bersama Untuk Kerukunan Bangsa

MEDAN |SUMUT24.Co

Baca Juga:

Dirjen Bimas Buddha RI, Caliadi, mewakili Menteri Agama RI secara resmi membuka kegiatan Wahana Negara Raharja (WNR) tahun 2018 yang merupakan kegiatan tahunan untuk peringati Hari Jadi Majelis Niciren Shoshu Buddha Dharma Indonesia (MNSBDI) di Gedung Medan Internasional Convention Centre (MICC), Jumat (26/10).

Kegiatan Wahana Negara Raharja (WNR) tahun 2018 di Kota Medan ini akan berlangsung dari tanggal 25-28 Oktober 2018 di tiga lokasi berbeda, yakni MICC, Hotel JW Marriot dan Yanglim Plaza.

Pada kegiatan Doa Untuk Kerukunan Bangsa sebagai bagian dari Kegiatan WNR 2018 di kota Medan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, H Edy Rahmayadi, Unsur Forkopimda Sumut, dan sejumlah Tokoh Lintas Agama Sumut.

Dalam sambutannya, Gubsu mengapresiasi terpilihnya Kota Medan sebagai Tuan Rumah penyelenggaraan kegiatan WNR 2018 yang dihadiri oleh sekitar 2000 umat MNSBDI dari seluruh penjuru Indonesia.

“Saya ucapkan selamat datang bagi seluruh umat MNSBDI yang datang dari seluruh penjuru Indonesia ke kota Medan, kota yang terkenal dengan kulinernya, makanannya yang enak-enak. Terima kasih atas dipilihnya kota Medan sebagai tempat diselenggarakannya Hari Jadi MNSBDI (WNR) tahun 2018 ini,” sambut Edy Rahmayadi sekaligus memaparkan pentingnya sikap toleransi dan saling menghargai dalam rangka menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara di hadapan ribuan umat MNSBDI.

Selain melaksanakan doa bersama untuk kerukunan bangsa, kegiatan WNR 2018 yang dilaksanakan dari tanggal 25-28 Oktober 2018 ini juga diisi dengan penampilan paduan suara yang menyumbangkan empat buah lagu daerah serta persembahan tarian kreasi oleh generasi muda MNSBDI.

“Sebelum kegiatan WNR 2018 ini dimulai, panitia juga sudah melakukan bakti sosial dengan melakukan penanaman 10.000 pohon di daerah pesisir pantai di Kabupaten Serdang Bedagai oleh sekitar 3000 umat MNSBDI,” terang Ketua Umum MNSBDI, Aiko Senosoenoto.

Selain menjelaskan tentang rangkain kegiatan WNR 2018, Ketua Umum MNSBDI juga mengenalkan sedikit kegiatan yang dilakukan oleh MNSBDI selama ini.

“Selain melakukan kegiatan ritual keagamaan, MNSBDI selama ini juga aktif melaksanakan kegiatan sosial ditengah-tengah masyarakat, diantaranya yakni membangun PAUD dan Sekolah Terbuka SMP & SMK bagi masyarakat desa dari keluarga kurang mampu, Pemasangan Pipa Irigasi, pembuatan sumur, penggalangan dana untuk korban bencana alam, dan lain sebagainya,” jelasnya.

“Adapun tema WNR tahun ini adalah Hati Untuk Negeri, memiliki makna yang sangat mendalam bagi seluruh umat MNSBDI, dimana sebelum adanya hari batik nasional, di MNSBDI udah membiasakan dan selalu memakai pakaian batik diseluruh event/kegiatan, menggunakan bahasa Indonesia dalam setiap acara/pertemuan, melaksanakan bakti sosial membersihkan Taman Makam Pahlawan, Donor Darah dan Donor Mata,” ungkap Aiko yang meminta agar seluruh umat dapat terus memupuk rasa cinta tanah air, cinta terhadap Indonesian serta senantiasa mendoakan terjaganya situasi negeri yang aman dan damai. (Erwin)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
Program “IM3 Pasti Simpel” Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik
Dari THM Phantom KTV, Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Pemasok Narkoba
ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
komentar
beritaTerbaru