MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
kota
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Dr Ir Hj R Sabrina MSi mendukung  Pusaka Indonesia dalam progam Kawasan Tanpa Rokok (KTR), yang bertujuan untuk mewujudkan kota layak anak. Serta melindungi anak-anak dan kaum perempuan dari paparan asap rokok, yang membahayakan kesehatan.
Baca Juga:
Â
“Sudah seharusnya KTR diterapkan di kota-kota besar seperti Medan, karena dampak asap rokok sangat berbahaya bagi kesehatan, khususnya anak-anak dan terutama balita. Karena tidak hanya berdampak pada kesehatan, juga bisa menjadi pengguna/perokok bila sudah besar,†ujar Sekdaprovsu Sabrina saat menerima audiensi Pengurus Yayasan Pusaka Indonesia, Senin (30/7) di ruang kerjanya,  kantor Gubernur Sumatera Utara  Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan.
Â
Apalagi, perokok pasif atau orang yang terpapar asap rokok orang lain, lebih berbahaya dibanding para perokok itu sendiri. Kondisi ini lebih parah terjadi kota-kota besar seperti Medan, dimana masih banyak orang bebas merokok di tempat-tempat umum, bahkan sekolah. “Kedepan kita harapkan tidak ada lagi warga yang merokok di tempat umum, seperti pusat perbelanjaan dan pusat kota, terminal maupun perkantoran, apalagi di sekolah,â€ujar Sabrina.
Â
Sabrina juga mengatakan, sudah lama mengenal Pusaka Indonesia dan tidak meragukan lagi kinerja lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam perlindungan anak dan perempuan Indonesia, khususnya Sumatera Utara. “Saya mengetahui kinerja LSM tersebut sejak saya menjabat di Biro Perlindungan Anak dan Perberdayaan Perempuan Provinsi Sumut, mulai dari kasus trafficking (perdagangan manusia) hingga kesehatan ibu dan anak,â€jelasnya.
Â
Pemprovsu juga merasa terbantu dengan LSM ini, mengingat anggaran yang sangat terbatas. “Saya harap LSM lainnya bisa mengikuti apa yang telah diperbuat Pusaka Indonesia, yang bertujuan tidak hanya melindungi masyarakat dari tindak kekerasan, tapi juga kesehatan,â€paparnya.
Â
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Yayasan Pusaka Indonesia Dr Edy Ikhsan SH MA mengatakan, saat ini di Sumut sudah ada 13 kabupaten/kota yang menerapkan KTR, yang butuh dukungan semua pihak dan perlu terus didorong penerapannya. “Kami juga menjadi inisiator penerapan KTR untuk Provinsi. Dan akan terus mendorong legislasi Pergub menjadi Perda,â€ujarnya.
Â
Dikatakan juga, rokok sudah menjadi kebiasaan sebagian kelompok  masyarakat, secara kasat mata banyak anak dan remaja yang bebas merokok. Rokok juga dengan mudah dan murah didapat, begitu juga di Medan. “Untuk itu diharapkan adanya Pergub/Perda tentang KTR di Sumut, hingga bisa sejalan dengan program Pusaka Indonesia. Karena tanpa dukungan pemerintah, kami jelas tidak bisa bekerjasama dengan maksimal, untuk mewujudkan Sumut memiliki Kawasan Tanpa Rokok (KTR),†ujar Edy.(W03)
Â
Â
Â
Â
Â
Â
Â
MTQ Ke 23 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Resmi Dibuka Bupati
kota
sumut24.co MedanAda alasan kenapa program IM3 Pasti Simpel terus menarik perhatian pelanggan Sumatra cara ikutannya mudah, hadiahnya ny
Ekbis
Medan sumut24.co Usai membongkar praktek peredaran narkoba di Phantom KTV yang berada di Jalan Adam Malik Medan, Sabtu (23/5/2026) pagi ke
Hukum
ESENSI HAJI DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
kota
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
kota
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
kota
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum