Senin, 25 Mei 2026

Dukung Gerakan Subuh Berjamaah 27 Juni

Administrator - Senin, 25 Juni 2018 15:57 WIB
Dukung Gerakan Subuh Berjamaah 27 Juni

 

Baca Juga:

Medan I SUMUT24

Salah seorang Pengurus Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Ar-Ridho Jalan Darussaam Medan, Asrul yang diminta komentarnya oleh SUMUT24, soal Gerakan Sholat Subuh Berjaah pada Rabu (27/6) besok, menyambut baik dan itu kegiatan positif.

“Sebelum ada gerakan Subuh Berjaamah pada Rabu 27 Juni 2018 nanti, sebagai salah satu pengurus BKM Ar-Ridho sudah berencana akan memasang spanduk sebagai ajakan kepada msyarakat di sekitar mesjid untuk ramai-ramai sholat subuh berjaamaah di mesjid ini. Tak hanya kepada masyarakat sekitar, bahkan kepada seluruh pengurus BKM Ar-Ridho, juga saya ingatkan agar setiap subuh hadir di mesjid ini,” ujar Asrul.

Dikatakan Asrul lagi, karena ada pemasangan spanduk di depan pintu masuk mesjid oleh salah satu ormas Islam, yang isinya ajakan untuk melaksanakan sholat Subuh berjamaah, “ya saya izinkan dipasang spanduk. Inikah positif dan kita dukung penuh, sehingga ummat islam khususnya jamaah di sekitar Mesjid Ar-Ridho mau beramai-ramai untuk sholat Subuh berjamaah,” ujarnya.

Dikatakannya, biasanya, jumlah jamaah yang sholat Subuh di mesjid ini sekitar 50-70 orang. “Jadi dengan adanya ajakan untuk sholat Subuh berjamaah pada Rabu 27 Juni ini, kita harapkan jamaah bertambah banyak. Bahkan kalau bisa, setiap subuh usai pilkada ini, jamaah subuh di mesjid ini terus bertambah,” harapnya.

Dikatakannya, sebagai pengurus BKM Ar-Ridho, saya mengajak seluruh ummat Islam untuk menggunakan hak pilih, usai sholat subuh, yuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah ada. “Jangan golput, mari gunakan hak pilih kita untuk memilih pemimpin di Sumut. Ingat, memilih pemimpin, tetap berpedoman pada Al Quran dan Hadis. Dalam Al Quran, ada 15 Surat sebagai pedoman agar melilih pemimpin yang seaqidah, pemimpin yang beriman. Bila kita masih membangkang dan tak mau memilih pemimpin yang seaqidah, itu terserah. Tapi yang jelas pilihlah pemimpin yang seaqidah,” ujarnya.

Sebagai warga negara yang baik, sampai saat ini, Asrul sangat menyangngkan masih adanya kesalahan data soal DPT (Dafar Pemilih Tetap). “Kok orang yang sudah mati (meninggal) masih keluar dan ada namanya untuk ikut Pilgubsu. Ini kesalahan siapa sebenarnya. Data di Kepling kah, data di KPU kah. Orang yang sudah mati, ngapain ikut memilih lagi,” ujar Asrul kecewa. (R03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Program “IM3 Pasti Simpel” Bikin Pelanggan Sumatra Pulang Bawa Motor Listrik
Dari THM Phantom KTV, Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus Pemasok Narkoba
ESENSI HAJI: DARI RITUAL MASSAL KE REVOLUSI BATIN
Duo Hasrimy Bersaudara Disebut dalam Dua Perkara Dugaan Korupsi Smartboard di Sumut
PEMBATALAN OPERASI TULANG BELIKAT SAMUEL SIMANJUNTAK DIPERTANYAKAN"
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
komentar
beritaTerbaru