Senin, 23 Februari 2026

Fraksi Golkar Nilai Rencana Kenaikan PAD Belum Maksimal

Administrator - Rabu, 13 Desember 2017 14:23 WIB
Fraksi Golkar Nilai Rencana Kenaikan PAD Belum Maksimal

Medan|SUMUT24 Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Kota Medan menilai rencana kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya 3,97 persen belum maksimal. Hal ini disebabkan kurangnya target peningkatan pajak melalui sektor pajak parkir, pajak hotel dan pajak restoran.

Baca Juga:

“Kami mensinyalir masih dimungkinkan untuk dinaikkan rencana penerimaannya. Seperti pajak hotel yang hanya sebesar Rp117 miliar. Padahal, jika dilihat tingkat hunian hotel semakin hari semakin meningkat,” kata FPG dalam pemandangannya terhadap nota keuangan RAPBD Kota Medan yang disampaikan, Ilhamsyah, dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Rabu (13/12).

Selain itu, kata Ilhamsyah, FPG juga mempertanyakan APBD TA 2018 yang diproyeksikan sebesar Rp5,23 triliun lebih, atau mengalami penurunan sebesar 5,15 persen dibandingkan tahun 2017.

Fraksi Partai Golkar, sebut Ilhamsyan, memahami penurunan yang disebabkan kecenderungan menurunnya DAU dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. “Kami berharap Pemko Medan tidak bergantung dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Selayaknya, Pemko Medan mengantisipasinya dengan melakukan terobosan-terobosan untuk meningkatkan pendapatan daerah yang lebih tinggi lagi,” katanya.

Fraksi Golkar juga menyoroti retribusi parkir di tepi jalan. Walaupun ada peningkatan sebesar Rp4 miliar, namun sangat kecil, dibandingkan dengan potensi yang ada. Soal penyelenggaraan BPJS diminta agar Dinkes Kota Medan mengevaluasi provider BPJS yang telah melanggar aturan. Dishub Kota Medan diminta agar melakukan pengendalian dan pengamanan lalu lintas terhadap angkutan kota (angkot) dan juga taksi online yang membuat Medan semakin macet dan sesak.

Selanjutnya, persoalan sampah yang tak juga selesai, Pemko Medan diminta melakukan kerjasama dengan pihak swasta dalam wes energy atau energi terbarukan, karena hal ini akan berdampak bagi kebersihan Kota Medan. “Pertamanan yang ada di Kota Medan jangan hanya menjadi tempat berjualan dan parkir saja, melainkan tempat untuk rekreasi masyarakat dan sarana olahraga, begitu juga LPJU yang banyak mati, harap menjadi perhatian serius,” kata Ilhamsyah.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
Erick Thohir Hadiri Buka Puasa FKPLP, Pererat Solidaritas Warga Lampung di Perantauan
Impor BBM
Gagal Kabur Lewat Atap, Pengedar Sabu 1,18 Gram Ditangkap di Kisaran Timur
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung Balai-Asahan
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News