Senin, 23 Februari 2026

Penggunaan Jalan Tol Lubuk Pakam Dinilai Tidak Transparan

Administrator - Senin, 04 Desember 2017 15:14 WIB
Penggunaan Jalan Tol Lubuk Pakam Dinilai Tidak Transparan

MEDAN | SUMUT24 Penggunaan jalan tol untuk jurusan Lubuk Pakam menuju Medan – Kualanamu dan Batang Kuis yang dipemakaiannya diresmikan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu dinilai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SUARA PROLETAR telah memberatkan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua LSM SUARA PROLETAR Ridwanto Simanjuntak, SIP dalam siaran persnya kepada SUMUT24, Minggu (3/12). Menurutnya, jalan tol yang pemakaiannya berada dibawah kepemimpinan Kisworo selaku Asisten Manager untuk jalan tol Lubuk Pakam menuju Medan – Kualanamu dan Batang Kuis tersebut terkesan telah mengakibatkan terjadinya pembohongan publik. Ya, apabila kita telusuri jalan tol yang kita gunakan mulai dari Lubuk Pakam menuju Medan – Kualanamu dan Batang Kuis tersebut maka bagi yang tidak mengetahui (yang belum pernah) maka bisa saja akan merasa dibohongi oleh PT. Jasa Marga. Alasannya adalah apabila kita telusuri jalur jalan tol tersebut tidak ada pemberitahuan bahwa para pengguna jalan tol untuk jurusan tersebut diatas hanya bisa keluar dari pintu tol Kualanamu. Pengguna jalan tol tidak bisa keluar dari pintu tol menuju Medan maupun Batang Kuis. Idealnya PT. Jasa Marga dipintu tol masuk Lubuk Pakam memberitahu (membuat pengumuman) bahwa jalan tol tersebut hanya dapat dilalui untuk tujuan Kualanamu. Tidak adanya pemberitahuan / pengumuman tersebut mengakibatkan pengguna jasa jalan tol yang akan menuju Medan dan Batang Kuis seperti dibohongi.Setelah masuk pintu tol Lubuk Pakam maka pada posisi-posisi tertentu arah jalan menuju Medan dan Batang Kuis ditutup oleh pihak PT. Jasa Marga. Tidak hanya itu, rambu-rambu (penunjuk jalan) untuk arah Medan maupun Batang Kuis ditutup/dicat. Dengan demikian maka para pengguna jalan tol tersebut mau tidak mau harus mengarah ke Kualanamu.Bahkan untuk biaya pemakaian jalan tol Lubuk Pakam menuju Kualanamu tersebut sebesar Rp. 11.500,- dengan menggunakan minibus menurut Ridwanto Simanjuntak, SIP juga terlalu mahal dibandingkan biaya pemakaian jalan tol untuk jurusan Belawan – Tanjung Morawa dengan penggunaan jenis kendaraan yang sama yang jarak tempuhnya lebih jauh dari pada jalan tol Lubuk Pakam ke Kualanamu hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 6.000,- Kita tidak tahu apakah kondisi tersebut diatas diberitahukan oleh pihak PT. Jasa Marga kepada presiden Joko Widodo pada saat ruas jalan tol tersebut diresmikan atau pihak PT. Jasa Marga juga tidak memberitahukan kondisi tersebut kepada presiden Joko Widodo pada saat peresmiannya.(W03)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
Erick Thohir Hadiri Buka Puasa FKPLP, Pererat Solidaritas Warga Lampung di Perantauan
Impor BBM
Gagal Kabur Lewat Atap, Pengedar Sabu 1,18 Gram Ditangkap di Kisaran Timur
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung Balai-Asahan
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News