Senin, 23 Februari 2026

The Power of Setnov

Administrator - Minggu, 19 November 2017 15:59 WIB
The Power of Setnov

Oleh : Bimby Hidayat S.Sos, MA

Baca Juga:

Ruang publik akhir-akhir ini memang didominasi berita tentang Setya Novanto. Sang politikus yang sangat sakti. Bahkan di media sosial viral tagar “the power of Setnov”. Keramaian ini berawal dari perseteruan Novanto terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berulang kali dipanggil (KPK), berulang kali pula mangkir tidak hadir. Distatuskan menjadi tersangka korupsi KTP elektronik, malah memukul balik dengan kemenangan telak diperaperadilan. Segala jurus dikerahkan untuk melawan KPK. Mulai melaporkan pimpinan KPK ke polisi hingga berlindung dengan izin Presiden untuk memeriksa dirinya.

Hingga pada akhirnya Rabu malam 15 November 2017, penyidik KPK mendatangi kediaman Novanto untuk menjemput paksa karena telah dijadikan tersangka untuk yang kedua kalinya. Ketika hendak dijemput, Novanto pun menghilang dari rumahnya. Tidak ada yang mengetahui keberadaanya. Namun selang beberapa hari dikabarkan Novanto telah dirawat di rumah sakit Permata Hijau dikarenakan kecelakaan nabrak tiang listrik.

Kita tunggu saja drama kelanjutannya. Biasanya koruptor ahli dalam menyusun skenario. Koruptor mampu menemukan segudang alibi. Koruptor tak pernah kehabisan cara sakti. Ketika penegak hukum mulai menjepit, pilihannya (purak-purak) sakit. Dijadikan dua kali tersangka, malah KPK tersandera. Begitu luar biasanya si papa, semua jurus diupaya.Dibikinnya semua geleng-geleng kepala

Keadilan Akan Datang

KPK benar-benar menghadapi lawan yang tangguh. Biasanya KPK yang superbody mampu melumpuhkan para koruptor hanya dengan sekali dua kali pukul. Sudah banyak lawan yang tak berkutik menghadapi KPK. Ratusan kepala daerah, anggota DPR/DPRD, pejabat birokrasi, pejabat kepolisian, menteri hingga penegak hukum (hakim) pun dijebloskan ke bui.

Kini lawan KPK bukan sosok sembarangan. Sangat tangguh, licin dan kuat. Dia dianggap tangguh. Apalagi posisinya sekarang di Parlemen. Dari jumlah anggota DPR yang 560 orang, dialah yang memimpin. Sebagai orang nomor satu di parlemen. Beliau juga menempati kursi Ketua Umum di Partai Golkar sejak November 2016. Kesaktian semakin bertambah dengan dukungan kapital yang sangat besar. Dia adalah pengusaha lama yang berkiprah sejak Orde Baru berkuasa. Jadi lawan KPK ini benar-benar sangat tangguh. Kekuatan modalitas politik dan ekonomi menjadi satu.

Kita sebenarnya tidak terkejut dengan situasi ini, karena keadilan memang sedang dibeli. Drama demi drama terus diciptakan, sangat meletihkan tak berkesudahan. Buktikan saja jika memang tak bersalah, jawablah sangkaan dengan gagah. Bertarung dalam panggung peradilan, adu argumentasi hukum rasanya akan lebih terhormat dan kesatria.

Sebab pengadilan merupakan sarana paling demokratis dan beradab dalam menangkis semua tuduhan. Segala keberatan dan perasaan ketidakadilan yang mungkin Novanto rasakan bisa diungkapkan dalam panggung peradilan itu. Percayalah keadilan akan datang. Hari ini atau esok pagi.

Penulis merupakan salah satu Dosen Ilmu Politik di Fisip Universitas Sumatera Utara (USU)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Menteri Zulkifli Hasan Apresiasi Jawa Timur sebagai Provinsi dengan SPPG Bersertifikasi SLHS Terbanyak
Mengenal Yendra Fahmi: Pemilik Dealer Mercedez Benz Terbesar di Indonesia
Erick Thohir Hadiri Buka Puasa FKPLP, Pererat Solidaritas Warga Lampung di Perantauan
Impor BBM
Gagal Kabur Lewat Atap, Pengedar Sabu 1,18 Gram Ditangkap di Kisaran Timur
Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap di Tanjung Balai-Asahan
komentar
beritaTerbaru
Impor BBM

Impor BBM

Impor BBMOleh Dahlan Iskan Senin 23022026 (Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan 11 nota kesepahaman (

News