Selasa, 16 Juni 2026

Peluncuran Buku Sejarah Guru Patimpus Pendiri Kota Medan.

Administrator - Minggu, 23 Oktober 2022 13:53 WIB
Peluncuran Buku Sejarah Guru Patimpus Pendiri Kota Medan.

 

Baca Juga:

Medan I Sumut24.co Peluncuran buku sejarah bunga rampai, dan diskusi publik tentang sejarah Guru Patimpus Sembiring Pelawi. Acara tersebut dihadiri empat garis keturunan Sembiring Pelawi yang mengangkat tema ‘Perjalanan Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi’ disenggarakan di Convention Hall Hotel Danau Toba Internasional Medan, Sabtu (22/10/2022) Pukul 21.00 WIB.

Buku Bunga Rampai ini merupakan kumpulan dari empat orang penulis diantaranya, Roy Fachraby Ginting, SH. M.K.n. Drs. Wara Sihuhaji, M.Hum. Dr. Bakhrul Khair Amal, M.Si. dan Drs. Achmad Riza Siregar M.Si.

Acara tersebut juga dihadiri empat garis keturunan Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi yakni Sidharta Sembiring Pelawi, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim SE, Bupati Kabupaten Karo Cory Sriwaty Sebayang, penulis buku dan sejumlah sejarahwan Kota Medan.

Ketua panitia peluncuran buku Bunga Rampai Kisah Perjalanan Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi, dr John Peter Roy Kaban menjelaskan, peluncuran buku ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat presentasi pengenalan Guru Pa Timpus ke masyarakat umum.

“Kami berharap melalui buku ini bukan hanya masyarakat Kota Medan saja yang mengenal Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi tetapi juga seluruh Nusantara Indonesia,” ungkapnya.

“Buku Bunga Rampai ini mengisahkan Sejarah Perjalanan sejarah tokoh kota Medan yaitu Guru Pa Timpus dan sejarah terbentuknya Kota Medan. Ada temuan bahwa ada 20 persen masyarakat Kota Medan yang tidak mengetahui siapa pendiri kotanya, jadi dengan kita membuat buku ini akan terungkap bagaimana Guru Pa Timpus mendirikan Kota Medan yang dulu asalnya adalah Kuta Madan berubah menjadi Kota Medan,” tambahnya.

Roy menjelasjan didalam buku tersebut juga menceritakan tentang asal mula adanya keberagaman yang saat ini dirasakan di Kota Medan.

“Jadi kenapa ada keberagaman di Kota Medan, karena Medan itu berkembang karena ada usaha perkebunan sehingga menghasilkan transaksi bisnis dan perdagangan yang luar biasa, sehingga datang komoditas India Tamil, China dan buruh dari jawa,” ungkapnya.

Sastrawan Kota Medan sejaligus penulis buku ini mengatakan bahwa buku ini juga menceritakan tentang silsilah keturunan dari Guru Pa Timpus Sembiring Pelawi dari istri ke empat, sejarah Kerajaan Aru, Eksistensi Raja Urung Karo, Kerjaan Kesultanan Deli dan lainnya.

“Buku ini memang belum sempurna, buku ini menceritakan silsilah keluarga dari Istri ke empat, maka dari itu kami juga meminta partisipasi dari keturunan Guru Pa Timpus dari Istri pertama, kedua dan ketiga, untuk dapat menyempurnakan isi buku ini,” Ungkapanya. Er

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PT.Japfa aksi Peduli Penanganan Sampah Bersama Masyarakat Di Danau Toba.
Penyidik Polres Batubara Diduga Alergi Wartawan Ditanya Soal Junaini Ditetapkan Tersangka, Halomoan Gultom : Gak Ada Hak Bapak Tanyakan Itu
Kadis Kesehatan drg Irma Suryani MKM mencanangkan Kesatuan Gerak PKK KB
Kejatisu Pastikan Soal Dugaan Korupsi PUPR Sumut Tuntas,   Mulai Kepemimpinan Bambang Pardede & Marlindo Harahap jadi sorotan
Ketua Pewarta Berikan Baju Kebesaran ke Kasi Humas dan Kanit Paminal Polrestabes Medan
Jumat Barokah dan Sambut HUT ke-7 Pewarta.co, Ketua Pewarta Bagi-bagi Sembako ke Pengemudi Betor dan Jukir
komentar
beritaTerbaru