Senin, 25 Mei 2026

Kejaksaan Segera Umumkan Tersangka Korupsi Videotron Disperindag

Administrator - Kamis, 23 Februari 2017 08:46 WIB
Kejaksaan Segera Umumkan Tersangka Korupsi Videotron Disperindag

MEDAN|SUMUT24 Audit kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sarana informasi (Vidoetron) di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan, memasuki babak akhir.

Baca Juga:

Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan yang menangani perkara dana yang bersumber tahun anggaran (TA) 2013 senilai Rp 3,1 miliar, menjeput hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut.

“Saya sedang dalam perjalanan ke BKPK untuk menerima hasil auditnya,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Medan, Haris Hasbullah, Rabu (22/2).

Setelah menerima hasil audit, sambungnya, tim penyidik sesegera mungkin akan beranjak ke tahap penetapan tersangka.

“Secepatnya kita akan ekspose nama-nama tersangkanya,” ujar Haris.

Lambannya penghitungan audit kerugian negara ini lantaran sebagian besar auditor BPKP Sumut yang bertugas menghitung kerugian negara kasus ini telah dipindahtugaskan.

“Terjadi rotasi, auditornya banyak yang pindah. Kita harus ekspose ulang lagi di sana (BPKPK Sumut). Termasuk temuan-temuan yang kita dapatkan juga akan diulang lagi untuk mencari berapa kerugian negaranya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan, Olopan Nainggolan.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Kadisdik Aceh Diminta Segera Dicopot
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ ke-XXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah: Al-Qur’an Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma’had Darul Azhar
komentar
beritaTerbaru