Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
Medan|SUMUT24 Anggota Komisi D DPRD Kota Medan, Goldfried Effendi Lubis meminta agar Badan Pemeriksa Keuangan (BKP) dan pihak berwajib memantau proses pengerjaan proyek pembangunan saluran drainase yang masih berlangsung di Kota Medan.
Baca Juga:
Hal ini disampaikannya menanggapi pelaksanaan proyek pembangunan dan pengorekan saluran drainase yang masih berlangsung jelang akhir tahun 2016.
“Jika masih ada pengerjaan hingga Januari 2017 mendatang, maka itu bermasalah,” katanya kepada wartawan di DPRD Medan, Senin (19/12).
Politisi Gerindra ini menjelaskan, dari sisi penganggaran seluruh pembayaran proyek yang dikerjakan dengan sumber dana dari APBD maupun PAPBD 2016 harus selesai pada tahun yang sama. Kecuali proyek tersebut dikerjakan untuk jenis proyek multi years.
“Tapi masalahnya, proyek pengerjaan drainase tidak pernah multi years,” ujarnya.
Godfried menambahkan, dalam pembahasan PAPBD 2016 lalu pihaknya sudah menyampaikan agar proyek pembangunan dan pengorekan saluran drainase tersebut tidak lagi dianggarkan. Alasanya, waktu pengerjaan yang dinilai tidak lagi mencukupi untuk menyelesaikan seluruh proses pembangunan dan pengorekannya. Akan tetapi pada saat itu, pihak Pemko Medan menurutnya tetap ngotot agar anggaran tersebut disetujui.
“Itu terlalu dipaksakan. Padahal, kalau tidak PL (Penunjukan Langsung) maka proses lelang berapa lama coba?. Dalam kasus seperti ini yang kita khawatirkan, anggaran proyek tetap dicairkan, akan tetapi dananya diblokir dulu. Jadi seolah sudah dibayar meski uangnya belum diterima. Ini yang harus dipantau,” ungkapnya.
Lebih lanjut Godfried mengatakan, jika proyek tersebut memang tidak selesai diakhir 2016, maka anggarannya akan menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) 2016. Persoalannya adalah proyek tersebut sudah dikerjakan meskipun belum selesai. Disinilah menurutnya kongkalikong antara pelaksana proyek dengan Pemko Medan rawan terjadi mengenai pembayaran.
“Apalagi sekarang waktunya semakin mepet, berdasarkan Surat Edaran dari Kementerian Keuangan masa pengajuan berkas pencairan paling lama 22 Desember 2016 meskipun Surat Perinta Membayar (SPM) bisa dilakukan hingga 29 Desember 2016. Sementara kita lihat dilapangan masih banyak proyeknya yang belum selesai. Ini rawan masalah,” demikian Godfried.(R02)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota
Polres Tapsel Turun Tangan Pasca Blackout PLN, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Sebar Hoaks
kota
Tak Beri Ruang Narkoba! Polres Padangsidimpuan dan Warga Sidangkal Gelar GSN, Bong Dibakar
kota
Blackout Sumbagut, Polres Padangsidimpuan Turun Patroli Tengah Malam Jaga Kondusivitas Kota
kota