Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
MEDAN|SUMUT24 Anggota Komisi B DPRD Medan, Surianto SH, mendesak Dinas Pendidikan agar mendata ulang keberadaan tenaga guru honor di sekolah negeri.
Baca Juga:
Pendataan itu dinilai penting untuk memastikan berapa jumlah tenaga guru honor dan sistem perekrutannya.
Dikatakan, sudah seharusnya penggajian guru honor yang bersumber dari dana komite di alihkan ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan.
“Soal desas desus penghapusan uang komite kita sangat mendukung. Bahkan kita mendukung penggajian tenaga honor selanjutnya dari APBD Pemko Medan. Karena itu perlu data akurat soal berapa jumlah tenaga guru honor di Dinas Pendidikan,†sebutnya, menyikapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu terkait larangan kutipan uang komite, Senin (5/12).
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan ini menambahkan, fraksinya juga menyinggung soal perekrutan guru honor di jajaran Dinas Pendidikan. Karena disinyalir adanya unsur kedekatan, bukan berdasarkan kebutuhan sekolah.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Medan, Maruli Tua Tarigan, meminta Badan Anggaran (Banggar) memperjuangkan nasib para guru honor sekolah negeri. Sebab pendapatan yang mereka terima setiap bulannya berbeda dengan tenaga honor yang ada di SKPD lainnya.
“Ada perbedaan yang mencolok soal pendapatan honor di Disdik dengan SKPD lainnya. Itu yang harus menjadi perhatian serius kita,†ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, Divisi Pencegahan Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi KPK Sumatera Utara, Edi Surianto, baru-baru ini mengingatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota maupun Provinsi serta para Kepala Sekolah (Kepsek) untuk tidak lagi melakukan kutipan uang komite.
Edi Surianto mewarning Disdik dan Kepsek menyarankan agar gaji para guru honor tidak lagi bersumber dari dana komite sekolah. Sebab, penggunaan uang komite selama ini disinyalir sebagai ajang korupsi. “Penggunaan dana komite rawan penyimpangan. Alasannya untuk gaji guru honor, Ini tidak boleh. Jika hanya untuk honor tenaga pengajar, pihak Dinas silahkan anjukan di APBD,†terangnya saat pemaparan sosialisasi soal korupsi dan gratifikasi di Hotel Santika Medan.
Bahkan Edi mengatakan, pihaknya (KPK, red) saat ini sedang mendalami dan mengumpulkan informasi terkait dugaan penyelewengan dana komite sekolah di Kota Medan. “Itu rawan penyimpangan, saran saya, kutipan uang komite itu distop saja. Sedangkan untuk honor tenaga pengajar supaya ditanggung di APBD,†pungkasnya.(R02)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota
Polres Tapsel Turun Tangan Pasca Blackout PLN, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Sebar Hoaks
kota
Tak Beri Ruang Narkoba! Polres Padangsidimpuan dan Warga Sidangkal Gelar GSN, Bong Dibakar
kota
Blackout Sumbagut, Polres Padangsidimpuan Turun Patroli Tengah Malam Jaga Kondusivitas Kota
kota