Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
Untuk mensukseskan dunia pendidikan perlu dukungan moral dan moril dari berbagai stake holder, khususnya dalam membantu mereka yang tidak memiliki biaya pendidikan di sekolah.
“Diminta seluruh masyarakat berperan dan berpartisipasi demi mencerdaskan generasi muda ke depan,” demikian dikatakan Ketua
GM Pujakesuma Medan, Hasto Agus, Rabu (30/11). Menurutnya, pemerintah sudah memberikan biaya pendidikan ke sekolah-sekolah, namun pemberian itu tidak seluruhnya merata dan tentu masih banyak siswa yang tidak menerima bantuan itu. Hasto menambahkan, selama ini sesuai program pemerintah wajib belajar 9 tahun yang mencakup jenjang Pendidikan Dasar yaitu SD dan SMP, pemerintah sudah menanggung pembiayaan pendidikan sepenuhnya. Artinya, anak-anak Indonesia harus bersekolah hingga tamat SMP tanpa terkendala biaya.
Sementara untuk wajib belajar 12 tahun, belum dapat terealisasi dikarenakan minimnya anggaran pemerintah untuk menanggulangi program tersebut.
“Peran masyarakat terhadap dunia pendidikan sangat diperlukan, agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang lebih bermutu dan berkualitas. Tingkat SD dan SMP sudah ada Program wajib belajar 9 tahun, masyarakat tidak perlu lagi menanggung biaya sekolah. Tingkat SMA/SMK, pembiayaannya belum ditanggung pemerintah sepenuhnya. Hal ini diperlukan peran serta kita sebagai masyarakat, untuk membantu pembiayaannya agar sekolah lebih maju dan bermutu,†ungkap Hasto.
Pendidikan anak bangsa menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya pemerintah. Harus dilakukan bantuan subsidi silang, agar masyarakat mampu dan tidak mampu mendapatkan pendidikan yang sama.
“Disinilah peranan Komite Sekolah sebagai perwakilan masyarakat, khususnya Komite SMA/SMK, untuk melakukan penggalangan dana dari orangtua siswa yang mampu, sehingga siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu mendapatkan pendidikan yang jauh lebih baik dari standard yang ada,†tambah Hasto.
Hasto juga berharap, agar masyarakat tidak menganggap penggalangan dana yang dilakukan Komite Sekolah sebagai bentuk Pungli. Keberadaan Komite Sekolah diakui oleh Undang-undang, dan untuk tingkat SMA/SMK tidak ada larangan untuk melakukan penggalangan dana yang bersumber dari masyarakat, dalam hal ini orangtua murid, selama disesuaikan dengan kemampuan dan tidak terlalu memberatkan. Hal ini untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak kita.
“GM Pujakesuma Medan akan selalu mendorong upaya masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidkan, khusus nya di kota Medan. Dan memperjuangkan masyarakat yang kurang mampu agar mendapatkan pendidikan yang sama dan sejajar dengan masyarakat yang mampu, sehingga akan memperkecil perbedaan antara kaya dan miskin. Kami juga akan terus mengupayakan beasiswa bagi keluarga kurang mampu, baik di tingkat SMA/SMK maupun Perguruan Tinggi seperti yang telah kami lakukan selama ini,†jelas Hasto mengakhiri. (W07)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota
Polres Tapsel Turun Tangan Pasca Blackout PLN, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Sebar Hoaks
kota
Tak Beri Ruang Narkoba! Polres Padangsidimpuan dan Warga Sidangkal Gelar GSN, Bong Dibakar
kota
Blackout Sumbagut, Polres Padangsidimpuan Turun Patroli Tengah Malam Jaga Kondusivitas Kota
kota