Kembalikan Marwah Partai Ka'bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
MEDAN|SUMUT24 Terkait mutu dan persediaan pangan menjadi sorotan DPRD Medan. Dugaan makanan atau jajanan yang kerap mengandung bahan pengawet dinilai perlu penanganan serius. Padahal, masalah kesehatan adalah hal yang pokok menyangkut generasi masa depan anak bangsa.
Baca Juga:
Untuk itu, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kota Medan agar tetap melakukan pengawasan rutin jaminan mutu dan kesediaan pangan. Bahkan terkait higienis, label halal dan penggunaan bahan pengawet makanan di pasar, pinggir jalan serta jajanan di lingkungan sekolah harus diawasi.
“Pengawasan jangan musiman, tapi dilakukan rutinitas. Bukan seperti selama ini, pengawasan dilakukan hanya menjelang hari raya besar,†sindir anggota Komisi A DPRD Medan, Mulia Asri Rambe, Rabu (27/7).
Dikatakan, di lingkungan sekolah misalnya, banyak jajanan yang diduga menggunakan bahan pengawet.
“Inikan sangat berbahaya untuk kesehatan anak bangsa. Selama ini masih minim pengawasan dan pembinaan. Kita berharap BKP Kota Medan melakukan pengawasan ekstra,†ujar Bayek sapaan akrabnya.
Menurut Bayek, makanan mie dan bakso diduga kerap menggunakan bahan pengawet. Bahkan, ikan basah dan ikan kering di pasar serta makanan lainnya harus diawasi terhindar bahan pengawet. Begitu juga mutu dan higienis serta label halal makanan, Pemko Medan harus peduli.
Ditambahkan politisi Golkar ini, Pemko Medan kiranya segera merespon keresahan masyarakat Medan terkait makanan tidak halal dan menggunakan bahan pengawet seperti boraks, formalin dan zat pewarna lainnya. Seiring itu, sambungnya, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan yakni BKP Kota Medan harus mempersiapkan sarana dan prasarana seperti laboratorium dan tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) ahli bidang laboratorium.
Sementara itu, Kepala BKP Kota Medan, Hj Emilia Lubis, ketika dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya tetap melakukan pengawasan atau monitoring terkait mutu dan ketahanan pangan di pasar dan lingkungan sekolah. Pengawasan itu akan tetap ditingkatkan untuk melindungi konsumen.
Ditambahkan Emilia, terkait peralatan laboratorium, pihaknya sedang mempersiapkan sarana dan prasarana untuk terakreditasi. Nantinya jika sudah terakreditas, seluruh makanan dan sayuran di mini market atau pusat perbelanjaan akan terlebih dahulu mendapat rekomendasi dari BKP. Sehingga, seluruh makanan yang terjual di sana bebas dari bahan pengawet atau boraks.(R02)
Kembalikan Marwah Partai Ka&039bah, DPC PPP Medan Targetkan Kembali Raih Kursi Parlemen
News
Proyek Bahu Jalan Paya Gambar Disorot Debu Bertebaran, Tanpa Plank Proyek
News
Adik Wawako Medan Jadi Kadiv Propam Polri, CEO Sumut24 Group Nazly Putra Terbaik Sumut
News
Ikanas Sumut Prihatin Binsar Nasution Jadi Korban Kriminal, Minta Polisi Usut Tuntas
News
Adik Kandung Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Harahap, Irjen Mahmud Nazly Harahap Kini Dipercaya Jadi Kadiv Propam Polri
News
H. Ruslan SH Didaulat Jadi Ketua Dewan Pembina DPP PASEDA Sumut, Dorong Seni Budaya Bangkit dan Berkembang
News
Bela Negara di Era Digital, Bupati Saipullah Dorong Mahasiswa Lawan Hoaks dan Radikalisme
kota
Perkuat Sinergitas TNIPolri, Polresta Deli Serdang Beri Surprise HUT Ke81 TNI
News
BANDA ACEH Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Provinsi Aceh mulai memperkuat langkah membangun organisasi dan pembinaan sepakbola mini
Sport
VANDUNG Sebanyak 25 advokat baru resmi diangkat oleh Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perkumpulan Advokat Indonesia (PERADI) di wilayah huk
Hukum