Tata Cara Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 melalui SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
MEDAN|SUMUT24 Terkait mutu dan persediaan pangan menjadi sorotan DPRD Medan. Dugaan makanan atau jajanan yang kerap mengandung bahan pengawet dinilai perlu penanganan serius. Padahal, masalah kesehatan adalah hal yang pokok menyangkut generasi masa depan anak bangsa.
Baca Juga:
Untuk itu, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kota Medan agar tetap melakukan pengawasan rutin jaminan mutu dan kesediaan pangan. Bahkan terkait higienis, label halal dan penggunaan bahan pengawet makanan di pasar, pinggir jalan serta jajanan di lingkungan sekolah harus diawasi.
“Pengawasan jangan musiman, tapi dilakukan rutinitas. Bukan seperti selama ini, pengawasan dilakukan hanya menjelang hari raya besar,†sindir anggota Komisi A DPRD Medan, Mulia Asri Rambe, Rabu (27/7).
Dikatakan, di lingkungan sekolah misalnya, banyak jajanan yang diduga menggunakan bahan pengawet.
“Inikan sangat berbahaya untuk kesehatan anak bangsa. Selama ini masih minim pengawasan dan pembinaan. Kita berharap BKP Kota Medan melakukan pengawasan ekstra,†ujar Bayek sapaan akrabnya.
Menurut Bayek, makanan mie dan bakso diduga kerap menggunakan bahan pengawet. Bahkan, ikan basah dan ikan kering di pasar serta makanan lainnya harus diawasi terhindar bahan pengawet. Begitu juga mutu dan higienis serta label halal makanan, Pemko Medan harus peduli.
Ditambahkan politisi Golkar ini, Pemko Medan kiranya segera merespon keresahan masyarakat Medan terkait makanan tidak halal dan menggunakan bahan pengawet seperti boraks, formalin dan zat pewarna lainnya. Seiring itu, sambungnya, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemko Medan yakni BKP Kota Medan harus mempersiapkan sarana dan prasarana seperti laboratorium dan tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) ahli bidang laboratorium.
Sementara itu, Kepala BKP Kota Medan, Hj Emilia Lubis, ketika dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya tetap melakukan pengawasan atau monitoring terkait mutu dan ketahanan pangan di pasar dan lingkungan sekolah. Pengawasan itu akan tetap ditingkatkan untuk melindungi konsumen.
Ditambahkan Emilia, terkait peralatan laboratorium, pihaknya sedang mempersiapkan sarana dan prasarana untuk terakreditasi. Nantinya jika sudah terakreditas, seluruh makanan dan sayuran di mini market atau pusat perbelanjaan akan terlebih dahulu mendapat rekomendasi dari BKP. Sehingga, seluruh makanan yang terjual di sana bebas dari bahan pengawet atau boraks.(R02)
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat yang ingin mengikuti Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 untuk se
Info
BANDA ACEH Pernyataan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, yang diduga melarang wartawan melakukan peliputan di sekolah penerim
News
Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Buka MTQ keXXV di Palopat Pijorkoling, 243 Finalis Siap Bersaing
News
Perayaan Waisak 2570 BE di Candi Bahal I Berlangsung Khidmat, Wabup Paluta Ajak Rawat Kerukunan
Umum
MTQ XIV Paluta Resmi Dibuka, Bupati Reski Basyah AlQur&rsquoan Harus Jadi Benteng Generasi dari Narkoba hingga Judi Online
Umum
Pj Sekda Madina Soroti Pentingnya Akhlak Saat Hadiri Penamatan Santri Ma&rsquohad Darul Azhar
kota
Festival Rondang Bulan Pecah! Bupati Madina Saipullah Nasution dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis Kompak Dorong Anak Muda Lestarikan Budaya
kota
Polres Tapsel Turun Tangan Pasca Blackout PLN, Warga Diminta Tetap Tenang dan Jangan Sebar Hoaks
kota
Tak Beri Ruang Narkoba! Polres Padangsidimpuan dan Warga Sidangkal Gelar GSN, Bong Dibakar
kota
Blackout Sumbagut, Polres Padangsidimpuan Turun Patroli Tengah Malam Jaga Kondusivitas Kota
kota