Rabu, 27 Mei 2026

Dapat Kuota 40 Ribu Penerima Bansos, Ini Kata Wali Kota Bobby 

Administrator - Sabtu, 27 Maret 2021 12:47 WIB
Dapat Kuota 40 Ribu Penerima Bansos, Ini Kata Wali Kota Bobby 

Medan I Sumut24.co

Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM mengatakan, Medan mendapat tambahan kuota 40 ribu keluarga tidak mampu menerima bantuan dari Kementerian Sosial untuk memasukkan ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Karena itu, camat dan lurah mengurus segera memutakhirkan data untuk memenuhi tambahan kuota itu agar bantuan berupa Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, dan Bantuan Sosial Tunai (pada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19) dapat disalurkan.

Baca Juga:

Guna mendorong percepatan pemuktahiran data tersebut, Wali Kota Medan pun meninjau ke kecamatan-kecamatan bertatap muka dengan warga kurang mampu. Jumat (26/3) siang menjelang sore, dilakukan peninjauan di Kecamatan Medan Belawan. Pada pertemuan yang berlangsung di kantor kecamatan Medan Belawan itu, Wali Kota menambahkan, penambahan kuota keluarga tidak mampu untuk mengisi DTKS ini merupakan janjinya kepada warga saat kampanye dulu.

“Mudah-mudahan janji itu bisa terpenuhi. Mungkin kuota itu belum mencukupi, tapi secara bertahap kita akan penuhi, “ucap Wali Kota seraya menyebutkan, Pemko Medan akan selalu kuat terus membantu warga yang kurang mampu agar dapat bertahan selama pandemi ini.

Dalam pertemuan yang dihadiri Kadis Sosial, Endar Sutan Lubis, Kadis Kesehatan, Edwin Effendi, Camat Medan Belawan, Ahmad, SP, dan tokoh masyarakat Medan Belawan, H. Irfan Hamidy, serta puluhan warga kurang mampu itu, Wali Kota kembali mengingatkan camat dan lurah agar serius dalam melakukan pendataan hingga menghasilkan data yang valid.

Wali Kota mendatang, selain memenuhi tambahan kuota 40 ribu KK itu, camat dan lurah juga harus melakukan pembaruan data penerima bantuan. Jangan ragu-ragu mencoret warga yang memang tidak layak mendapat bantuan. Selain itu, warga yang dulunya menerima bantuan dan kini telah hidup dengan layak harus juga dicoret dan dipasang dengan warga yang benar-benar tidak mampu.

“Jangan hanya meminta tambahan saja. Data yang ada sekarang harus diupdate, hingga warga masuk ke data benar-benar pantas menerima bantuan sosial, ”ucap Wali Kota.

Wali Kota juga mengingatkan warga agar menggunakan bantuan itu untuk lingkungan di masing-masing. Hal ini alarm agar perekonomian di lingkungan tersebut berjalan.

“Beli sembako, bahan pangan, gula di warung dekat rumah agar perekonomian bergerak, agar para tetangga yang berjualan dan tidak termasuk penerima bantuan itu dapat juga merasakan manfaat bantuan sosial ini,” ucap Wali Kota.

Usai berbicara di hadapan warga Wali Kota mendampingi seorang warga lansia yang kurang mampu, Boru Sihombing, agar didata penerima bantuan. Wali Kota meminta izin petugas pendataan memberikan penjelasan dengan baik dan sederhana kepada nenek tersebut, termasuk soal besaran dan waktu pencairan bantuan.

Di hadapan Wali Kota, petugas pendataan menjelaskan kepada warga itu, bahwa dia akan dimasukkan sebagai penerima bantuan PKH Lansia. Bantuan itu akan mengalirkan dana melalui rekening BRI setiap tiga bulan sekali. Petugas pendataan itu juga mengatakan, akan ada petugas pendamping bagi kelompok warga penerima bantuan.

Sebelumnya pertemuan itu, Camat Medan Belawan, Ahmad, SP mengungkapkan kegembiraan atas kehadiran Wali Kota yang membawa kabar baik bagi keluarga tidak mampu di kecamatan. Dalam kesempatan itu, dia melaporkan, saat ini jumlah penerima PKH di Medan Belawan 7038 KK yang berasal dari Kelurahan Belawan 1, Belawan 2, Bahagia, Bahari, Sicanang, dan Bagan Deli. Dia mengatakan, masih banyak lagi keluarga tidak mampu yang belum masuk ke data penerima bantuan sosial.(red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Lepas Pawai Takbiran Idul Adha 1447 H : Pusatkan Sholat Ied dan Kurban di Alun-Alun Kisaran
Jamin Keamanan Hewan Qurban, Pemkab Asahan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh di Alun-Alun Kisaran
Ibu Cahaya dalam Kehidupan
Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
Patahkan Dominasi 7 Tahun, Padangsidimpuan Selatan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV 2026, Ketua DPRD Padangsidimpuan: Kini Lebih Kompetitif
Dramatis! Padangsidimpuan Selatan Menang Tipis dan Sabet Juara Umum MTQ ke-XXV
komentar
beritaTerbaru