Ketua Genk Motor Pakai Sarung Klewang

DELITUA | SUMUT24
Dengan kondisi kepala masih dibalut perban, Willy Adrian (30) warga Jalan Karya Jaya Kelurahan Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor mendatangi Polsek Deli Tua. Di kantor Polisi, warga Simpang Pos Padang Bulan Medan ini mengaku, kalau luka dengan 6 jahitan dikepalanya, akibat digetok dengan sarung kelewang oleh Beni warga Jalan Jamin Ginting, Km 8, yang disebut-sebut adalah salah satu ketua genk motor.?

Cerita Willy saat ditemui usai membuat laporan, penganiayaan yang dialaminya terjadi Rabu (18/5) lalu, sekira pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban mengaku sedang terlelap tidur di dalam kamar kostnya yang terletak di kawasan Simpang Pos Medan tidak jauh dari jembatan Fly Over Jamin Ginting. Taklama kemudian, pelaku Beni bersama puluhan anggotanya tiba-tiba datang sambil membawa senjata tajam. Begitu tiba di depan rumah kost milik korban, Beni cs kemudian menggedor pintu kamar kost nya sembari menyuruh Willy keluar.

Penasaran siapa yang mengusik tidurnya ditengah malam, Willy langsung bergegas keluar. Disana, Willy mendapati, pelaku Beni bersama puluhan temanya sedang berdiri didepan pintu. Selanjutnya, pelaku Beni langsung menghardik korban mengapa mengambil hape milik kekasihnya. Lantaran apa yang dituduhkan tidak pernah ia lakukan, Willy pun membantahnya. Karena tidak mengakui, pelaku lantas emosi.

Dengan kelewang yang ada ditanganya, salah satu dari komplotan genk motor tersebut lalu memukul kepala Willy. Seketika, darah segar langsung mengucur. Melihat wajah korban telah berlumuran darah, para komplotan genk motor tersebut pergi begitu saja.

“Kepalaku dipukul pakai sarung kelewang bang. Aku dituduhnya mencuri hape pacarnya. Padahal tidak pernah aku lakukan,” kata Willy saat ditemui di Polsek Deli Tua, Kamis (19/5) sekira pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Deli Tua, melalui Kanit Reskrim Iptu Jonathan SH ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dari korban, dan akan ditindak lanjutinya, katanya. (W08)